HARI TULISAN TANGAN 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK GENERASI MUDA TETAP MENULIS DI TENGAH GEMPURAN DIGITALISASI
|
Dalam rangka memperingati Hari Tulisan Tangan yang jatuh pada 23 Januari 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk kembali mengingat makna dan nilai luhur dari kebiasaan menulis tangan, yang meskipun kini mulai tergeser oleh kemajuan teknologi digital, tetap memiliki peran besar dalam kehidupan manusia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menyampaikan bahwa tulisan tangan bukan sekadar aktivitas menulis di atas kertas, tetapi merupakan bentuk ekspresi diri, sarana komunikasi, serta bagian dari sejarah peradaban manusia yang telah berlangsung selama ribuan tahun. Menurut berbagai sumber, termasuk National Today, tulisan tangan pertama kali muncul sekitar tahun 3400 sebelum Masehi di sejumlah wilayah peradaban kuno seperti Meso-Amerika, Tiongkok, India, dan Mesopotamia. Sejak saat itu, tulisan tangan menjadi fondasi utama dalam perkembangan ilmu pengetahuan, budaya, administrasi pemerintahan, hingga sistem pendidikan.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, tulisan tangan tetap memiliki nilai yang tidak tergantikan. Melalui peringatan Hari Tulisan Tangan ini, kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus melestarikan kebiasaan menulis tangan sebagai bagian dari warisan budaya dan sarana pengembangan diri,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah.
Lebih lanjut, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menekankan bahwa menulis tangan memiliki berbagai manfaat positif, baik dari segi kognitif, emosional, maupun psikologis. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas menulis tangan dapat meningkatkan fokus dan konsentrasi, membantu memperkuat daya ingat, melatih keterampilan motorik halus, serta mengurangi tingkat stres. Dengan menulis secara manual, seseorang cenderung lebih memahami dan menghayati isi tulisan, dibandingkan hanya mengetik melalui perangkat digital.
Dalam konteks penyelenggaraan pemilu dan pengawasan demokrasi, keterampilan menulis tangan juga masih memegang peranan penting. Pencatatan manual di lapangan, pengisian formulir pengawasan, serta dokumentasi berbagai kegiatan pengawasan menjadi bagian dari tugas sehari-hari jajaran pengawas pemilu. Oleh karena itu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memandang tulisan tangan sebagai salah satu keterampilan dasar yang tetap relevan dan perlu terus diasah.
Peringatan Hari Tulisan Tangan juga dimaknai sebagai ajakan untuk memperlambat ritme kehidupan yang serba cepat, sekaligus membangun kedekatan emosional melalui tulisan. Di masa lalu, surat-surat tulisan tangan menjadi media utama untuk menyampaikan perasaan, gagasan, dan informasi penting. Nilai kehangatan dan kejujuran yang terkandung di dalamnya menjadi ciri khas yang sulit tergantikan oleh pesan digital instan.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap, peringatan ini dapat menjadi sarana refleksi bagi masyarakat untuk kembali mencintai aktivitas menulis tangan, baik dalam kegiatan belajar, bekerja, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Dengan melestarikan kebiasaan ini, diharapkan generasi mendatang tetap memiliki keterampilan literasi yang kuat, karakter yang sabar, serta daya pikir yang kritis dan mendalam.
Sebagai lembaga pengawas pemilu, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus mendorong budaya literasi, ketelitian, dan tanggung jawab dalam setiap proses demokrasi. Semangat Hari Tulisan Tangan diharapkan dapat memperkuat nilai-nilai integritas, ketekunan, dan profesionalisme, baik di lingkungan internal Bawaslu maupun di tengah masyarakat luas.
“Selamat Hari Tulisan Tangan 23 Januari 2026. Mari kita jaga dan lestarikan budaya menulis sebagai warisan berharga peradaban, sekaligus sarana membangun generasi yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T