Lompat ke isi utama

Berita

IMAM NUROHIM BERSAMA JAJARAN BAWASLU LAMPUNG TENGAH PERKUAT NILAI KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM

r

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Membersamai Jum’at Sehati, Perkuat Komitmen Menegakkan Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Pengawasan Pemilu

Lampung Tengah – Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, membersamai seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam agenda kegiatan Jum’at Sehati yang dilaksanakan pada Jumat, 6 November 2026. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Menegakkan Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Pengawasan Pemilu” sebagai upaya memperkuat pemahaman, integritas, serta tanggung jawab seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan fungsi pengawasan pemilu.

Kegiatan Jum’at Sehati merupakan salah satu agenda pembinaan internal yang menjadi wadah untuk memperkuat nilai-nilai spiritual, meningkatkan kualitas kepribadian, serta membangun kebersamaan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Melalui kegiatan ini, seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat diharapkan dapat menjadikan nilai-nilai moral dan keagamaan sebagai landasan dalam melaksanakan tugas, sehingga setiap tanggung jawab yang diemban dapat dijalankan dengan penuh kesadaran, kejujuran, dan integritas.

Kehadiran Imam Nurohim dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen pimpinan untuk terus membersamai jajaran dalam membangun budaya kerja yang positif dan berorientasi pada penguatan karakter. Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi, nilai keadilan dan kepastian hukum memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas pengawasan, khususnya dalam memastikan setiap dugaan pelanggaran pemilu ditangani berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Tema yang diangkat dalam Jum’at Sehati kali ini menjadi pengingat bahwa penegakan keadilan merupakan salah satu fondasi utama dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Dalam penyelenggaraan pemilu, keadilan harus hadir dalam setiap tahapan dan proses pengawasan. Setiap peserta pemilu, penyelenggara, maupun masyarakat harus memperoleh perlakuan yang setara sesuai dengan hak dan kewajiban masing-masing berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas pengawasan, Bawaslu memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap dugaan pelanggaran ditindaklanjuti secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel. Penanganan pelanggaran bukan hanya berkaitan dengan proses penindakan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya menjaga integritas penyelenggaraan pemilu serta memberikan kepastian terhadap setiap persoalan yang muncul dalam proses demokrasi.

Imam Nurohim bersama jajaran diharapkan terus memperkuat pemahaman bahwa setiap proses penanganan pelanggaran membutuhkan ketelitian, kecermatan, dan kepatuhan terhadap prosedur hukum. Setiap laporan maupun temuan dugaan pelanggaran harus ditangani sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan. Hal tersebut penting agar setiap proses dapat berjalan secara terukur dan menghasilkan penanganan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Kepastian hukum menjadi aspek penting yang harus selalu dikedepankan dalam pelaksanaan tugas penanganan pelanggaran. Setiap tindakan harus memiliki dasar hukum yang jelas, dilaksanakan oleh pihak yang berwenang, serta mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Dengan demikian, tidak ada ruang bagi tindakan yang dilakukan secara sewenang-wenang maupun berdasarkan kepentingan tertentu.

Selain aspek penanganan pelanggaran, pengelolaan data dan informasi juga memiliki peranan strategis dalam mendukung kualitas pengawasan pemilu. Data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu instrumen penting dalam menunjang pelaksanaan tugas kelembagaan. Pengelolaan data yang baik akan membantu memastikan setiap informasi terkait pengawasan dan penanganan pelanggaran terdokumentasi secara sistematis serta dapat digunakan sesuai kebutuhan kelembagaan.

Informasi yang dikelola secara tepat juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas lembaga. Bawaslu dituntut untuk menjaga kualitas informasi yang disampaikan kepada publik dengan tetap memperhatikan ketentuan keterbukaan informasi, perlindungan data, serta kerahasiaan informasi tertentu sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Dengan demikian, keterbukaan informasi dapat berjalan seiring dengan kepatuhan terhadap prinsip hukum dan etika kelembagaan.

Melalui tema Jum’at Sehati kali ini, seluruh jajaran juga diajak untuk memahami bahwa keadilan dan kepastian hukum tidak hanya menjadi tanggung jawab divisi tertentu, melainkan merupakan prinsip yang harus melekat pada seluruh unsur kelembagaan Bawaslu. Setiap pegawai, baik dalam menjalankan fungsi teknis pengawasan maupun administrasi kesekretariatan, memiliki tanggung jawab untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam melaksanakan tugas masing-masing.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pimpinan dan jajaran sekretariat. Dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan, koordinasi dan kerja sama yang baik menjadi kebutuhan penting agar seluruh program dan kegiatan kelembagaan dapat berjalan secara optimal. Soliditas internal menjadi modal utama dalam menjaga konsistensi pelaksanaan tugas serta menghadapi berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu.

Jum’at Sehati tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan rutin, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi seluruh jajaran untuk mengevaluasi sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam lingkungan kerja. Nilai kejujuran, keadilan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan amanah merupakan prinsip yang harus terus ditanamkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

Penguatan spiritualitas melalui kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pribadi yang memiliki kesadaran moral dalam menjalankan kewenangan dan tanggung jawab kelembagaan. Sebab, integritas seorang pengawas pemilu tidak hanya tercermin dari pemahaman terhadap regulasi, tetapi juga dari konsistensi dalam menerapkan nilai-nilai kejujuran, objektivitas, dan keberanian dalam menegakkan aturan.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya membangun lingkungan kerja yang menjunjung tinggi profesionalitas, akuntabilitas, dan integritas. Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, seluruh jajaran diharapkan memiliki kesamaan pandangan dalam menjaga marwah lembaga serta memberikan kontribusi nyata bagi terwujudnya pengawasan pemilu yang berkualitas.

Kebersamaan seluruh pimpinan dan jajaran sekretariat dalam agenda Jum’at Sehati pada 6 November 2026 ini menjadi salah satu wujud komitmen untuk terus memperkuat hubungan kerja, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menanamkan nilai-nilai moral sebagai bagian dari budaya organisasi.

Melalui tema “Menegakkan Keadilan dan Kepastian Hukum dalam Pengawasan Pemilu”, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap seluruh jajaran semakin memahami pentingnya menjalankan tugas berdasarkan aturan, mengedepankan objektivitas, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengawas pemilu.

Dengan semangat kebersamaan dan integritas, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berkomitmen untuk terus memperkuat pelaksanaan tugas kelembagaan, meningkatkan kualitas penanganan pelanggaran, menjaga akurasi data dan informasi, serta mengawal nilai-nilai demokrasi melalui pengawasan pemilu yang profesional, berkeadilan, transparan, dan berkepastian hukum.

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T