JUMAT SEHATI BAWASLU LAMPUNG TENGAH, LUKITO HADI SUMARTO APRESIASI PARTISIPASI JAJARAN SEKRETARIAT
|
Lampung Tengah – Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, turut membersamai pelaksanaan program Jumat Sehati yang dilaksanakan secara rutin melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi salah satu sarana pembinaan rohani bagi jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah sekaligus momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan partisipasi, dan menanamkan nilai-nilai positif dalam pelaksanaan tugas kelembagaan.
Program Jumat Sehati merupakan agenda rutin setiap hari Jumat yang dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Surat Edaran Bawaslu Nomor 15 Tahun 2026. Melalui kegiatan ini, Bawaslu berupaya membangun keseimbangan antara kesibukan menjalankan tugas kedinasan dan kebutuhan pembinaan spiritual, sehingga seluruh jajaran tetap memiliki ruang untuk memperkuat nilai keimanan, memperbaiki kualitas diri, serta merefleksikan tanggung jawab dalam pekerjaan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan Jumat Sehati diikuti oleh jajaran pimpinan dan sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah secara daring. Meskipun dilaksanakan melalui Zoom Meeting, kegiatan berlangsung sebagai ruang kebersamaan yang memungkinkan seluruh peserta berpartisipasi dalam pembinaan rohani tanpa mengesampingkan tanggung jawab pekerjaan masing-masing.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah berperan aktif dalam mengikuti serta mendukung pelaksanaan program Jumat Sehati. Menurutnya, partisipasi seluruh jajaran merupakan unsur penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan agar tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi penguatan spiritual dan pembentukan karakter aparatur.
Keaktifan peserta dalam mengikuti kegiatan mencerminkan adanya komitmen bersama untuk mendukung program pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Oleh karena itu, keterlibatan seluruh unsur, baik pimpinan maupun staf sekretariat, diharapkan terus terjaga sehingga Jumat Sehati dapat menjadi ruang belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas kedinasan.
Lukito juga menyampaikan bahwa ke depan pelaksanaan Jumat Sehati akan dikembangkan melalui pola pengisian materi yang lebih beragam. Jika selama ini kegiatan banyak diisi oleh unsur pimpinan, selanjutnya pengisi materi akan dilaksanakan secara bergantian dan bergilir. Dengan demikian, kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan ini tidak hanya diberikan kepada pimpinan, tetapi juga terbuka bagi staf sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah.
Rencana tersebut merupakan bagian dari upaya mendorong keterlibatan aktif seluruh jajaran dalam kegiatan pembinaan rohani. Setiap pegawai diharapkan memiliki kesempatan untuk mengambil peran, berbagi pengetahuan, menyampaikan pesan-pesan positif, serta membangun kepercayaan diri dalam menyampaikan materi di hadapan peserta lainnya.
Selain menjadi pemateri, staf sekretariat juga akan dijadwalkan secara bergiliran untuk bertugas sebagai host atau pemandu acara dalam pelaksanaan Jumat Sehati melalui Zoom Meeting. Penjadwalan ini diharapkan dapat memberikan pengalaman kepada staf dalam mengelola kegiatan daring, memandu jalannya acara, mengatur alur kegiatan, serta memastikan pelaksanaan program berjalan dengan tertib dan lancar.
Melalui pembagian peran tersebut, Jumat Sehati tidak hanya menjadi sarana pembinaan spiritual, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai ruang pengembangan kapasitas sumber daya manusia. Staf sekretariat memperoleh kesempatan untuk melatih kemampuan komunikasi, meningkatkan keterampilan berbicara di depan umum, membangun koordinasi, serta mengembangkan rasa tanggung jawab dalam menjalankan tugas yang diberikan.
Keterlibatan staf sebagai pemateri juga diharapkan dapat memperkaya perspektif dan materi yang disampaikan dalam setiap pertemuan. Setiap peserta memiliki pengalaman, pengetahuan, dan pemahaman yang dapat dibagikan kepada rekan kerja. Dengan adanya kesempatan untuk bergiliran, kegiatan Jumat Sehati diharapkan menjadi lebih partisipatif dan mampu menumbuhkan rasa memiliki terhadap program yang dilaksanakan bersama.
Dalam lingkungan kerja, kesempatan untuk mengambil peran dan berbagi pengetahuan merupakan salah satu cara membangun budaya organisasi yang kolaboratif. Setiap pegawai tidak hanya menjadi peserta, tetapi juga dapat berkontribusi sebagai bagian dari penyelenggara kegiatan. Pola ini mendorong tumbuhnya rasa tanggung jawab bersama sekaligus memperkuat hubungan kerja antarsesama jajaran sekretariat.
Lukito Hadi Sumarto juga menilai bahwa keberhasilan sebuah program tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada kesediaan seluruh peserta untuk terlibat dan mendukung pelaksanaannya. Oleh karena itu, semangat kebersamaan dan partisipasi aktif perlu terus dipelihara agar program Jumat Sehati dapat berjalan secara berkesinambungan serta memberikan manfaat bagi seluruh jajaran.
Pembinaan rohani melalui Jumat Sehati memiliki arti penting di tengah berbagai tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan oleh jajaran Bawaslu. Aktivitas pekerjaan yang menuntut kedisiplinan, ketelitian, koordinasi, dan komitmen perlu diimbangi dengan penguatan nilai spiritual agar setiap pegawai senantiasa mengingat pentingnya menjaga amanah, bersikap jujur, menghormati sesama, dan menjalankan tanggung jawab secara profesional.
Melalui kegiatan ini, seluruh jajaran diharapkan dapat membangun kebiasaan untuk melakukan refleksi diri, memperkuat motivasi, serta meningkatkan kesadaran bahwa pekerjaan merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Nilai-nilai yang diperoleh dari kegiatan pembinaan rohani diharapkan dapat diterapkan dalam interaksi sehari-hari, pelaksanaan tugas administratif, pelayanan informasi, maupun dukungan terhadap kegiatan pengawasan pemilu.
Pelaksanaan Jumat Sehati melalui Zoom Meeting juga menjadi bentuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung komunikasi dan kegiatan pembinaan internal. Dengan memanfaatkan sarana daring, kegiatan dapat diikuti oleh jajaran sesuai dengan pengaturan yang telah ditetapkan, sekaligus memberikan kesempatan kepada peserta untuk berpartisipasi secara fleksibel dan terkoordinasi.
Ke depan, penjadwalan pemateri dan host secara bergiliran diharapkan dapat membuat pelaksanaan Jumat Sehati semakin terorganisasi. Setiap petugas yang mendapatkan jadwal dapat mempersiapkan materi, mengatur susunan acara, dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kegiatan berlangsung dengan baik. Persiapan tersebut sekaligus melatih kedisiplinan dan tanggung jawab dalam menyelesaikan tugas sesuai peran masing-masing.
Dengan adanya pembagian peran yang lebih merata, seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah diharapkan dapat memperoleh pengalaman yang bermanfaat sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan program. Pimpinan dan staf sekretariat dapat saling mendukung dalam menciptakan kegiatan yang tidak hanya rutin dilaksanakan, tetapi juga memiliki nilai pembelajaran dan penguatan kebersamaan.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terus berupaya membangun lingkungan kerja yang mengedepankan kebersamaan, partisipasi, dan peningkatan kapasitas aparatur. Program Jumat Sehati menjadi salah satu sarana untuk mewujudkan upaya tersebut melalui pembinaan rohani yang dilaksanakan secara berkelanjutan, dengan melibatkan seluruh jajaran dalam berbagai peran.
Melalui apresiasi dan dukungan yang disampaikan oleh Lukito Hadi Sumarto, seluruh peserta diharapkan terus menjaga semangat untuk mengikuti kegiatan serta bersedia mengambil bagian dalam pelaksanaannya. Pergiliran pemateri dan host menjadi langkah untuk memberikan ruang kontribusi yang lebih luas bagi staf sekretariat, sekaligus memperkuat rasa tanggung jawab bersama dalam menyukseskan program Jumat Sehati.
Dengan demikian, Jumat Sehati diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin setiap hari Jumat, tetapi juga berkembang menjadi ruang pembinaan spiritual, pengembangan kemampuan, dan penguatan budaya kerja yang positif. Partisipasi aktif seluruh jajaran menjadi modal penting untuk menjaga keberlanjutan program dan mewujudkan lingkungan kerja Bawaslu yang lebih harmonis, berintegritas, serta profesional dalam mendukung tugas pengawasan pemilu.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T