Lompat ke isi utama

Berita

KENALI 6 ISU STRATEGIS YANG DIPETAKAN BAWASLU LAMPUNG TENGAH UNTUK JAGA DEMOKRASI

r

Bawaslu Lampung Tengah Dorong Konsolidasi Demokrasi dan Petakan Isu Kerawanan Pemilu

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas demokrasi di tingkat daerah melalui gerakan konsolidasi demokrasi dan pengawasan partisipatif. Langkah strategis ini dilakukan dengan menekankan pentingnya identifikasi serta pemetaan komprehensif terhadap berbagai isu demokrasi dan kepemilikan aktual yang berkembang di tengah masyarakat. 

Upaya konsolidasi ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai dinamika, tantangan, hingga potensi kerawanan yang dapat memengaruhi praktik demokrasi dan penyelenggaraan pemilihan umum. Dengan tagline kesiapsiagaan "Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu", Bawaslu mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak tinggal diam dan aktif mengawal jalannya demokrasi. 

Dalam rangka memperkuat demokrasi yang substansial, Bawaslu memberikan instruksi tegas kepada jajaran Bawaslu Provinsi hingga Bawaslu Kabupaten/Kota, termasuk Bawaslu Lampung Tengah, untuk menggelar diskusi berkala dan melakukan pemetaan atas sejumlah isu krusial, meliputi: 

  • Pencegahan Praktik Politik Uang (Money Politics): Memetakan potensi dan celah terjadinya politik uang di tengah masyarakat. 

  • Penanganan Disinformasi dan Hoaks: Menangkal peredaran berita bohong yang dapat merusak kondusifitas dan objektivitas pemilih. 

  • Pengawasan Netralitas ASN, TNI, dan Polri: Memastikan aparatur sipil negara serta aparat keamanan tetap netral tanpa memihak kepentingan politik manapun. 

  • Larangan Penggunaan Fasilitas Negara dan Tempat Ibadah/Pendidikan: Mengawasi serta mencegah penyalahgunaan aset pemerintah, tempat ibadah, dan sarana pendidikan untuk kegiatan politik praktis. 

  • Pencegahan Isu SARA: Mencegah penggunaan isu Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan yang berpotensi memecah belah persatuan warga. 

  • Mitigasi Ancaman Sistemis Demokrasi: Mengantisipasi potensi permasalahan yang dapat melemahkan demokrasi, seperti gejala oligarki, efektivitas penegakan hukum pemilu, gejala otoritarianisme, hingga isu-isu Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). 

Bawaslu Lampung Tengah menekankan bahwa keberhasilan penegakan keadilan pemilu tidak hanya berada di tangan pengawas resmi, melainkan butuh keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat sipil. Melalui ruang-ruang diskusi terbuka dan edukasi publik yang berkesinambungan, Bawaslu berharap kesadaran kritis masyarakat terus meningkat sehingga setiap tahapan demokrasi di Kabupaten Lampung Tengah dapat berjalan secara jujur, adil, dan bermartabat. 

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T