Lompat ke isi utama

Berita

KOORDINATOR DIVISI PENCEGAHAN, HUMAS, DAN PARMAS BAWASLU LAMPUNG TENGAH HARMONO UCAPKAN SELAMAT HARI HUTAN INDONESIA, AJAK MASYARAKAT LESTARIKAN KEKAYAAN ALAM NUSANTARA

r

Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Lampung Tengah Dorong Semangat Pelestarian Hutan Indonesia

Lampung Tengah – Dalam rangka memperingati Hari Hutan Indonesia yang diperingati setiap 7 Agustus, Koordinator Divisi Pencegahan, Hubungan Masyarakat, dan Partisipasi Masyarakat (Pencegahan, Humas, dan Parmas) Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan Selamat Hari Hutan Indonesia kepada seluruh masyarakat Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai aset bangsa yang memiliki nilai ekologis, sosial, ekonomi, dan budaya yang sangat besar bagi kehidupan.

Melalui peringatan Hari Hutan Indonesia, Harmono mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk semakin menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan hutan agar tetap lestari. Menurutnya, pelestarian hutan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun pegiat lingkungan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa.

Sebagai negara dengan salah satu kawasan hutan tropis terbesar di dunia, Indonesia dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa. Hutan Indonesia menjadi rumah bagi ribuan spesies tumbuhan, satwa liar, dan berbagai keanekaragaman hayati yang tidak ditemukan di belahan dunia lainnya. Kekayaan tersebut merupakan kebanggaan nasional sekaligus amanah yang harus dijaga agar tetap memberikan manfaat bagi kehidupan saat ini maupun generasi mendatang.

"Hari Hutan Indonesia menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian alam. Hutan bukan hanya milik generasi sekarang, tetapi juga merupakan warisan yang harus kita pelihara untuk anak cucu di masa depan," ujar Harmono.

Ia menjelaskan bahwa hutan memiliki fungsi yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Selain menghasilkan oksigen yang dibutuhkan seluruh makhluk hidup, hutan juga berperan sebagai penyimpan cadangan air, penyerap karbon, pengendali iklim, pelindung keanekaragaman hayati, serta benteng alami dalam mengurangi risiko berbagai bencana seperti banjir, tanah longsor, dan kekeringan.

Namun demikian, Harmono mengingatkan bahwa keberadaan hutan Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, seperti deforestasi, kebakaran hutan, perambahan kawasan, serta alih fungsi lahan yang tidak terkendali. Kondisi tersebut memerlukan perhatian dan kerja sama dari seluruh pihak agar upaya pelestarian hutan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas, Harmono menilai bahwa membangun kesadaran masyarakat merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Edukasi, sosialisasi, dan partisipasi masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan budaya peduli lingkungan yang dimulai dari tindakan-tindakan sederhana, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan bahan yang merusak alam, menjaga kebersihan kawasan hijau, serta mendukung berbagai program rehabilitasi dan konservasi hutan.

Menurutnya, semangat kolaborasi yang selama ini dibangun Bawaslu dalam mengawal demokrasi juga dapat diterapkan dalam menjaga lingkungan hidup. Partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting dalam mewujudkan Indonesia yang tidak hanya memiliki demokrasi yang berkualitas, tetapi juga lingkungan yang sehat dan lestari.

Melalui tema "Pulihkan Hutan, Pulihkan Kehidupan," Hari Hutan Indonesia tahun 2026 mengajak seluruh masyarakat untuk menyadari bahwa kehidupan manusia sangat bergantung pada keberadaan hutan yang sehat. Ketika hutan tetap lestari, maka kualitas udara, ketersediaan air, keseimbangan iklim, serta keberlangsungan kehidupan berbagai makhluk hidup akan tetap terjaga.

Harmono berharap peringatan Hari Hutan Indonesia tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga alam Indonesia. Kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan sejak dini dan diwujudkan melalui tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten oleh seluruh elemen masyarakat.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah juga mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu, mitra kerja, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, serta seluruh warga Kabupaten Lampung Tengah untuk bersama-sama menjaga kelestarian hutan sebagai bagian dari tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, hutan Indonesia akan tetap menjadi sumber kehidupan, kebanggaan nasional, dan warisan berharga bagi generasi penerus.

Selamat Hari Hutan Indonesia 7 Agustus 2026."Pulihkan Hutan, Pulihkan Kehidupan." Mari bersama menjaga kelestarian hutan Indonesia. Dengan merawat hutan hari ini, kita sedang menjaga kehidupan, memperkuat masa depan, dan mewariskan bumi yang lebih hijau bagi generasi yang akan datang.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T