MOMENTUM RAMADHAN, BAWASLU LAMPUNG TENGAH DUKUNG PENGUATAN SPIRIT KELEMBAGAAN LEWAT NGABUBURIT PENGAWASAN
|
Lampung Tengah — Dalam rangka memperkuat spirit kelembagaan di masa non tahapan pemilu dan pemilihan, Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia memandang perlu untuk terus menjaga soliditas, integritas, dan semangat pengawasan melalui berbagai kegiatan penguatan kapasitas. Salah satu langkah strategis yang diinisiasi adalah pelaksanaan kegiatan bertajuk Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 dengan mengangkat tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu”.
Kegiatan ini akan dilaksanakan secara daring pada Senin, 23 Februari 2026, pukul 15.00 WIB hingga selesai melalui Zoom Meeting, serta disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu pada pukul 16.00 WIB. Momentum ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan “Ngabuburit Pengawasan” selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Mengusung semangat Ramadhan sebagai bulan refleksi dan peningkatan kualitas diri, Ngabuburit Pengawasan tidak sekadar menjadi ruang menunggu waktu berbuka puasa, tetapi juga menjadi wadah konsolidasi nasional bagi seluruh jajaran pengawas pemilu. Melalui forum ini, Bawaslu meneguhkan kembali komitmen kelembagaan untuk tetap adaptif, profesional, dan berintegritas, meskipun tengah berada pada fase non tahapan.
Tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu” dipilih sebagai bentuk kesadaran bahwa keberlanjutan demokrasi tidak hanya ditentukan saat tahapan pemilu berlangsung, melainkan juga oleh kesiapan dan kekokohan lembaga pengawas dalam membangun budaya kerja yang kolaboratif, akuntabel, dan responsif terhadap dinamika kebangsaan. Spirit kelembagaan yang kuat diyakini menjadi fondasi utama dalam menjaga kualitas pengawasan pada pemilu dan pemilihan yang akan datang.
Kegiatan kick off ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Provinsi se-Indonesia, Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi, serta Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota. Termasuk di dalamnya jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah yang turut mengikuti kegiatan secara aktif sebagai bagian dari konsolidasi nasional pengawasan.
Partisipasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam kegiatan ini menjadi bentuk komitmen daerah dalam menyelaraskan visi dan arah kebijakan pengawasan dengan kebijakan Bawaslu RI. Di masa non tahapan, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemantapan regulasi, serta konsolidasi internal menjadi fokus penting guna memastikan kesiapan menghadapi agenda demokrasi selanjutnya.
Melalui Ngabuburit Pengawasan, Bawaslu juga ingin menegaskan bahwa bulan Ramadhan bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif dan berkontribusi bagi demokrasi. Sebaliknya, Ramadhan menjadi momentum spiritual untuk memperdalam nilai-nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas pengawasan.
Selain sebagai forum penguatan internal, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun optimisme dan kebersamaan seluruh jajaran Bawaslu dalam menjaga marwah lembaga. Dengan semangat kolektif yang terus dirawat, Bawaslu berkomitmen untuk senantiasa hadir sebagai pengawas pemilu yang kredibel, profesional, dan dipercaya publik.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menyampaikan bahwa kegiatan Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat fondasi kelembagaan di masa non tahapan pemilu dan pemilihan.
“Kami menyambut baik inisiatif Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia dalam melaksanakan Ngabuburit Pengawasan sebagai bagian dari penguatan spirit kelembagaan. Meskipun saat ini berada pada fase non tahapan, semangat pengawasan tidak boleh surut. Justru pada masa inilah kita memperkuat soliditas internal, meningkatkan kapasitas, dan membangun budaya kerja yang semakin profesional serta berintegritas,” ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah.
Ia menegaskan bahwa tema ‘Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu’ sangat relevan dengan kebutuhan lembaga saat ini. Menurutnya, keberhasilan pengawasan pada pemilu dan pemilihan mendatang sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia, tata kelola yang akuntabel, serta komitmen kolektif seluruh jajaran pengawas.
“Spirit kelembagaan bukan hanya slogan, melainkan energi bersama yang harus terus dirawat. Melalui Ngabuburit Pengawasan, kita tidak hanya mengisi waktu di bulan Ramadhan dengan kegiatan yang bermanfaat, tetapi juga memperkuat nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab sebagai pengawas pemilu,” tambahnya.
Ketua Bawaslu Lampung Tengah juga menekankan bahwa partisipasi aktif seluruh jajaran, mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, menunjukkan komitmen bersama dalam menjaga marwah lembaga. Ia berharap kegiatan ini mampu mempererat koordinasi dan menyelaraskan visi pengawasan antara pusat dan daerah.
“Ramadhan adalah bulan refleksi dan peningkatan kualitas diri. Kami memaknainya sebagai momentum untuk meng-upgrade semangat demokrasi. Dengan kebersamaan dan dedikasi yang kuat, kami optimistis Bawaslu akan terus hadir sebagai lembaga pengawas yang kredibel, profesional, dan dipercaya masyarakat,” tutupnya.
Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 menjadi langkah awal dalam merawat energi kelembagaan di bulan penuh berkah. Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi yang tinggi, Bawaslu meneguhkan perannya sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi Indonesia agar tetap berintegritas dan bermartabat.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T