NGABUBURIT PENGAWASAN EDISI KE-3, BAWASLU LAMPUNG TENGAH MANTAPKAN PROFESIONALITAS DAN INTEGRITAS
|
Lampung Tengah — Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah kembali berpartisipasi aktif dalam kegiatan “Ngabuburit Pengawasan 2026” edisi ke-3 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia pada Kamis, 26 Februari 2026, pukul 16.00 WIB dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI.
Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa ini mengangkat tema “Refleksi SDM Pengawas Pemilu” dengan menghadirkan Anggota Bawaslu RI, Dr. Herwyn J. H. Malonda, M.Pd., M.H., sebagai narasumber dalam sesi kuliah tujuh menit (kultum) sekaligus refleksi kelembagaan. Forum ini menjadi ruang penguatan kapasitas sekaligus perenungan bersama mengenai peran strategis sumber daya manusia (SDM) dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu.
Dalam pemaparannya, Dr. Herwyn menegaskan bahwa SDM yang kuat adalah fondasi pengawasan yang bermartabat. Menurutnya, kualitas lembaga pengawas tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan struktur organisasi, tetapi sangat bergantung pada integritas, kompetensi, serta komitmen moral setiap individu yang berada di dalamnya.
“SDM yang kuat adalah fondasi pengawasan yang bermartabat. Mari bersama merefleksikan peran dan kapasitas pengawas Pemilu demi demokrasi yang berintegritas,” tegasnya.
Ia menjelaskan bahwa pengawasan pemilu merupakan tugas konstitusional yang memiliki dimensi hukum, politik, dan moral sekaligus. Oleh karena itu, setiap pengawas pemilu dituntut tidak hanya memahami regulasi secara teknis, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kepentingan publik.
Momentum Ramadhan, lanjutnya, menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Masa non tahapan pemilu harus dimanfaatkan sebagai ruang evaluasi dan pembenahan internal, baik dari sisi sistem kerja maupun peningkatan kapasitas individu. Refleksi bukan sekadar melihat kekurangan, tetapi juga memperkuat komitmen dan memperjelas arah penguatan kelembagaan ke depan.
Dr. Herwyn juga menekankan pentingnya adaptasi terhadap dinamika demokrasi yang terus berkembang. Kompleksitas tahapan pemilu, perkembangan teknologi informasi, serta perubahan regulasi menuntut pengawas untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Tanpa penguatan SDM secara berkelanjutan, fungsi pengawasan akan sulit berjalan optimal.
Selain kompetensi teknis, integritas menjadi pilar utama dalam membangun pengawasan yang bermartabat. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap Bawaslu dibangun dari konsistensi sikap, independensi dalam mengambil keputusan, serta keberanian menegakkan aturan tanpa pandang bulu.
Partisipasi Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam Ngabuburit Pengawasan edisi ke-3 ini menjadi wujud keseriusan dalam menjadikan penguatan SDM sebagai prioritas utama. Melalui forum yang disiarkan secara nasional tersebut, seluruh jajaran pengawas dapat menyamakan persepsi, memperdalam pemahaman, serta memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kualitas demokrasi.
Menunggu waktu berbuka puasa sambil mengikuti refleksi kelembagaan menjadi simbol bahwa penguatan profesionalitas berjalan seiring dengan penguatan spiritual. Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga penguatan nilai-nilai integritas dalam menjalankan amanah pengawasan.
Dengan semangat kebersamaan dan refleksi yang mendalam, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah optimistis dapat terus meningkatkan kapasitas SDM, menjaga integritas, serta memperkokoh peran sebagai garda terdepan dalam mengawal demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T