ORIENTASI PPPK BAWASLU PROVINSI LAMPUNG RESMI DIBUKA, ROY M. SIAGIAN TEKANKAN PENGUATAN KOMPETENSI APARATUR
|
Lampung Tengah – Kepala Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan, dan Pelatihan (Kapus Litbang) Bawaslu Republik Indonesia, Roy M. Siagian, memberikan sambutan, arahan, sekaligus secara resmi membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Lampung yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 28 Juli 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan pembukaan orientasi diikuti oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Lampung dan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Orientasi ini menjadi bagian dari implementasi pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Bawaslu melalui pengenalan nilai dan etika instansi, budaya kerja organisasi, serta penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.
Dalam sambutannya, Roy M. Siagian menyampaikan bahwa orientasi merupakan tahapan penting dalam membangun aparatur Bawaslu yang profesional, berintegritas, serta memiliki pemahaman yang utuh terhadap tugas, fungsi, dan tanggung jawab sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara.
Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan orientasi pada tahun ini diselenggarakan secara daring sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi yang ada saat ini. Namun demikian, metode pelaksanaan secara virtual tidak mengurangi kualitas maupun tujuan utama dari penyelenggaraan orientasi.
Menurutnya, perkembangan teknologi informasi telah memberikan ruang bagi proses pembelajaran yang tetap efektif meskipun dilakukan tanpa tatap muka secara langsung. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh peserta mampu mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan disiplin, aktif, dan bertanggung jawab sehingga seluruh materi yang diberikan dapat dipahami dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
"Melihat kondisi saat ini, orientasi dilaksanakan secara daring. Namun, pelaksanaan melalui media virtual ini sama sekali tidak menghilangkan substansi dari orientasi itu sendiri. Yang menjadi fokus utama bukan hanya bagaimana kegiatan ini dilaksanakan, tetapi bagaimana seluruh peserta mampu memahami nilai-nilai dasar organisasi, memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, serta mengimplementasikan seluruh materi yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu," ujar Roy M. Siagian.
Lebih lanjut, Roy menegaskan bahwa orientasi PPPK bukan sekadar memenuhi kewajiban administrasi bagi pegawai baru, melainkan merupakan proses pembentukan karakter aparatur yang memiliki loyalitas terhadap organisasi, menjunjung tinggi etika profesi, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa tantangan kelembagaan Bawaslu ke depan akan semakin kompleks, terutama menjelang dimulainya tahapan penyelenggaraan pemilu. Oleh karena itu, setiap aparatur dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat kemampuan beradaptasi terhadap perubahan, serta membangun budaya kerja yang kolaboratif dan berorientasi pada hasil.
Menurutnya, keberhasilan Bawaslu dalam menjalankan amanat konstitusi tidak hanya ditentukan oleh regulasi dan sistem kerja yang baik, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki komitmen tinggi terhadap pengawasan demokrasi.
Roy juga mengajak seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan orientasi sebagai sarana belajar dan memperluas wawasan. Setiap materi yang telah disusun dalam kurikulum orientasi merupakan bekal penting bagi PPPK agar mampu memahami tata kelola organisasi, sistem kerja, mekanisme koordinasi, hingga penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam kehidupan kerja sehari-hari.
Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara serius, mulai dari sesi pembelajaran sinkron melalui Zoom Meeting hingga pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS). Dengan demikian, orientasi tidak hanya menghasilkan pemahaman teoritis, tetapi juga mampu membentuk perilaku kerja yang profesional, disiplin, akuntabel, dan berintegritas.
Pada kesempatan tersebut, Roy M. Siagian secara resmi membuka pelaksanaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Lampung Tahun 2026. Ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk memperkuat kapasitas diri sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu.
"Saya mengucapkan selamat mengikuti Orientasi PPPK Tahun 2026 kepada seluruh peserta. Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Jadikan orientasi ini sebagai awal untuk membangun kompetensi, integritas, serta profesionalisme sehingga Saudara dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi dan penguatan demokrasi di Indonesia," tutup Roy M. Siagian.
Dengan dibukanya Orientasi PPPK Tahun 2026, Bawaslu kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui proses pembelajaran yang sistematis, meskipun dilaksanakan secara daring, diharapkan seluruh PPPK mampu menginternalisasikan nilai-nilai organisasi serta siap menjalankan tugas secara profesional dalam mendukung pengawasan pemilu dan pemilihan yang jujur, adil, demokratis, dan berintegritas.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T