PERINGATI HARI AIDS SEDUNIA, BAWASLU LAMPUNG TENGAH SERUKAN SOLIDARITAS DAN KOLABORASI GLOBAL
|
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah turut memperingati Hari AIDS Sedunia yang jatuh pada 1 Desember 2025. Peringatan ini menjadi momentum global untuk meningkatkan kesadaran publik, memperkuat solidaritas, serta mengingatkan kembali pentingnya dukungan bagi penyintas HIV dan AIDS di seluruh dunia. Tahun ini, tema internasional yang diusung adalah “Overcoming Disruption, Transforming the AIDS Response”, sebuah ajakan bagi seluruh negara untuk bersama-sama mempercepat penanganan HIV melalui kepemimpinan politik yang kuat, kerja sama internasional, serta pendekatan berbasis hak asasi manusia.
Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan bahwa Hari AIDS Sedunia bukan hanya seremoni tahunan, tetapi pengingat bahwa isu kesehatan global tidak boleh diabaikan, terutama di era perubahan sosial dan mobilitas masyarakat yang makin dinamis. “Kita diajak untuk menghapus stigma, membuka ruang edukasi yang benar, dan memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang akurat terkait HIV dan AIDS,” ujarnya.
Peringatan ini juga menjadi evaluasi bersama atas capaian penanganan HIV di berbagai negara, termasuk Indonesia. Meskipun upaya pencegahan dan penanganan terus berkembang, tantangan masih muncul, terutama terkait akses layanan kesehatan, kesadaran masyarakat, serta stigma sosial yang masih melekat. Melalui tema tahun ini, dunia kembali mengingatkan bahwa penanganan AIDS membutuhkan ketahanan sistem kesehatan, kebijakan yang responsif, dan komitmen yang tidak terputus, bahkan saat menghadapi pandemi atau disrupsi global lainnya.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menilai bahwa lingkungan demokrasi yang sehat harus dibangun di atas masyarakat yang berpengetahuan, peduli, dan inklusif. Oleh sebab itu, lembaga ini mengajak seluruh masyarakat untuk saling mendukung, menyebarkan informasi yang benar, serta menghindari diskriminasi terhadap penyintas HIV dan AIDS. “Tidak ada ruang bagi stigma dalam masyarakat yang beradab. Edukasi dan empati adalah kunci utama,” tambahnya.
Melalui peringatan ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap seluruh pihak dapat terus memperkuat komitmen kolektif untuk mengakhiri epidemi AIDS pada tahun 2030 sesuai target global. Kolaborasi pemerintah, tenaga medis, lembaga sosial, dan masyarakat menjadi fondasi penting guna mewujudkan tujuan tersebut.
Hari AIDS Sedunia 2025 menjadi pengingat bahwa perjuangan melawan HIV bukan hanya urusan kesehatan, tetapi juga perjuangan kemanusiaan. Dengan edukasi yang tepat, kepedulian sosial, dan tindakan bersama, dunia dapat bergerak lebih dekat menuju masa depan yang bebas stigma dan bebas AIDS.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T