Lompat ke isi utama

Berita

PERINGATI HARI BATU TUA 7 JANUARI 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK MASYARAKAT HARGAI SEJARAH BUMI

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Ucapkan Selamat Hari Batu Tua, 7 Januari 2026

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Ucapkan Selamat Hari Batu Tua, 7 Januari 2026

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah mengucapkan selamat memperingati Hari Batu Tua yang diperingati setiap tanggal 7 Januari. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang sejarah panjang Bumi sekaligus memberikan penghormatan kepada para ahli geologi yang telah berjasa besar membantu umat manusia memahami asal-usul, jenis, serta proses pembentukan bebatuan yang menjadi fondasi kehidupan di planet ini.

Hari Batu Tua tidak hanya sekadar peringatan ilmiah, tetapi juga pengingat bahwa perjalanan peradaban manusia sangat erat kaitannya dengan alam, khususnya bebatuan yang menyimpan rekam jejak sejarah Bumi selama jutaan hingga miliaran tahun. Dari batuan, manusia belajar tentang perubahan iklim, pergeseran lempeng tektonik, hingga proses alam yang membentuk daratan tempat kita berpijak saat ini.

Kajian tentang batuan pertama kali diperkenalkan secara sistematis oleh Theophrastus, seorang filsuf dari Yunani Kuno, pada sekitar 287 SM melalui karyanya yang berjudul Peri Lithon atau Tentang Batu. Karya tersebut menjadi fondasi awal ilmu geologi dan membuka jalan bagi berkembangnya penelitian ilmiah mengenai berbagai jenis batuan, mineral, serta sifat-sifatnya. Pemikiran Theophrastus kemudian menginspirasi banyak ilmuwan setelahnya untuk terus mendalami dunia kebumian.

Perkembangan ilmu batuan dilanjutkan oleh Plinius atau Pliny the Elder pada tahun 79 M, yang mencatat berbagai mineral dan logam secara rinci dengan penekanan pada kegunaan praktisnya bagi kehidupan manusia. Meski bekerja tanpa peralatan modern seperti yang digunakan para ilmuwan saat ini, Plinius berhasil mengidentifikasi asal-usul amber sebagai resin pohon yang membatu, sebuah pencapaian luar biasa pada masanya.

Istilah “geologi” sendiri baru digunakan pertama kali pada tahun 1603 oleh naturalis asal Italia, Ulisse Aldrovandi. Sejak saat itu, ilmu geologi berkembang pesat dan menjadi cabang ilmu pengetahuan yang sangat penting dalam memahami struktur dan sejarah Bumi. Sekitar 150 tahun kemudian, ahli geologi Inggris William Smith menggambar peta geologi pertama di dunia. Karyanya menjadi tonggak penting dalam pengurutan lapisan batuan melalui pengamatan fosil yang terkandung di dalamnya, yang hingga kini masih menjadi dasar dalam studi stratigrafi.

Tonggak penting lainnya terjadi pada tahun 1785, ketika James Hutton mempresentasikan makalah berjudul Theory of the Earth kepada Royal Society of Edinburgh. Dalam karya tersebut, Hutton mengemukakan gagasan revolusioner bahwa usia Bumi jauh lebih tua dari perkiraan sebelumnya. Pemikirannya mengubah cara pandang manusia terhadap waktu geologis dan menjadikannya dikenal luas sebagai bapak geologi modern.

Perkembangan ilmu geologi terus berlanjut pada abad ke-19 dan ke-20. Pada tahun 1809, William Maclure berhasil menyusun peta geologi pertama Amerika Serikat setelah menjelajahi wilayah tersebut selama dua tahun. Terobosan besar lainnya terjadi pada awal abad ke-20 dengan ditemukannya penanggalan radiometrik, sebuah metode yang memungkinkan ilmuwan menghitung usia batuan secara akurat melalui unsur radioaktif yang terkandung di dalamnya. Penemuan ini akhirnya menegaskan bahwa Bumi adalah planet yang sangat tua, terbentuk melalui proses geologis yang berlangsung selama miliaran tahun.

Melalui peringatan Hari Batu Tua ini, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya ilmu pengetahuan, khususnya geologi, dalam memahami lingkungan dan menjaga kelestarian alam. Pemahaman terhadap sejarah Bumi juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap bijak dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Sebagai lembaga pengawas demokrasi, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memaknai Hari Batu Tua sebagai refleksi bahwa sebagaimana lapisan batuan yang terbentuk melalui proses panjang dan penuh ketelitian, demokrasi yang berkualitas juga dibangun melalui kerja keras, kesabaran, dan komitmen bersama. Dengan semangat tersebut, Bawaslu Lampung Tengah terus berupaya menjalankan tugas pengawasan pemilu secara profesional, berintegritas, dan berlandaskan nilai-nilai keilmuan serta kearifan dalam menjaga masa depan bangsa.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T