PERINGATI HARI PENERIMAAN INTERNASIONAL, BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK MASYARAKAT HARGAI PERBEDAAN
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan Selamat Memperingati Hari Penerimaan Internasional (International Day of Acceptance) yang diperingati setiap tanggal 20 Januari. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan setara, khususnya bagi penyandang disabilitas.
Hari Penerimaan Internasional merupakan simbol perjuangan global untuk menumbuhkan sikap saling menerima dan menghargai perbedaan. Di berbagai belahan dunia, individu dengan disabilitas masih kerap menghadapi tantangan berupa pengucilan sosial, stigma, serta keterbatasan akses dalam pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan bermasyarakat. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa upaya menuju keadilan sosial yang sesungguhnya masih membutuhkan kesadaran dan kerja kolektif dari seluruh elemen masyarakat.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menilai bahwa nilai-nilai penerimaan dan inklusivitas memiliki relevansi yang kuat dengan semangat demokrasi. Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud apabila setiap warga negara, tanpa terkecuali, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan berperan aktif, termasuk dalam proses pemilu dan kehidupan berdemokrasi secara umum. Oleh karena itu, penghormatan terhadap hak-hak penyandang disabilitas merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas demokrasi.
Sejarah Hari Penerimaan Internasional tidak terlepas dari sosok inspiratif Annie Hopkins, seorang perempuan yang memiliki keprihatinan mendalam terhadap perlakuan masyarakat terhadap kaum difabel. Pada tahun 2004, Annie menciptakan simbol penerimaan berupa perpaduan gambar kursi roda dan hati, yang melambangkan empati, cinta, dan penghargaan terhadap sesama manusia. Simbol tersebut kemudian dicetak pada kaos dan dikenakan oleh komunitas tempat ia tinggal, dengan tujuan memicu percakapan di ruang publik tentang arti penerimaan, keberagaman, dan kemanusiaan.
Gerakan sederhana tersebut berkembang pesat dan menginspirasi banyak pihak. Pada tahun 2007, lahirlah konsep 3E Love, yaitu Embrace (merangkul), Educate (mendidik), dan Empower (memberdayakan). Konsep ini mendorong masyarakat dunia untuk tidak hanya menerima perbedaan secara simbolis, tetapi juga aktif merangkul, meningkatkan pemahaman, serta memberdayakan penyandang disabilitas agar dapat hidup mandiri dan bermartabat.
Meskipun Annie Hopkins meninggal dunia pada 20 Januari 2009, semangat dan nilai-nilai yang ia perjuangkan tetap hidup. Dua tahun kemudian, tepatnya pada 2010, tanggal 20 Januari resmi ditetapkan sebagai International Day of Acceptance untuk mengenang jasanya sekaligus melanjutkan perjuangan dalam membangun penerimaan sosial bagi penyandang disabilitas di seluruh dunia.
Melalui peringatan Hari Penerimaan Internasional tahun 2026 ini, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk terus menumbuhkan sikap saling menghormati, menghilangkan stigma, serta menciptakan lingkungan yang ramah dan inklusif bagi semua. Dengan penerimaan yang tulus dan kesadaran bersama, diharapkan tercipta kehidupan bermasyarakat yang lebih berkeadilan, humanis, dan selaras dengan nilai-nilai demokrasi yang menjunjung tinggi martabat setiap manusia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T