PERINGATI HARI RADIO SEDUNIA 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEGASKAN RADIO SEBAGAI PILAR INFORMASI DAN PENGUAT DEMOKRASI
|
Lampung Tengah — Dalam rangka memperingati Hari Radio Sedunia (World Radio Day) yang jatuh pada 13 Februari 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi kepada seluruh insan radio yang terus berkontribusi dalam menyebarluaskan informasi yang edukatif, mencerdaskan, dan memperkuat nilai-nilai demokrasi di tengah masyarakat.
Hari Radio Sedunia diperingati setiap tanggal 13 Februari setelah secara resmi ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2011. Peringatan ini bertujuan untuk mengakui peran strategis radio sebagai media informasi, pendidikan, dan hiburan yang mampu menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk mereka yang berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau oleh akses teknologi digital.
Ketua dan jajaran Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa radio merupakan salah satu media massa yang memiliki daya jangkau luas, biaya akses yang relatif terjangkau, serta kedekatan emosional dengan pendengarnya. Di tengah perkembangan pesat media digital dan media sosial, radio tetap menunjukkan eksistensinya sebagai sumber informasi yang terpercaya, khususnya dalam menyampaikan berita-berita publik, program edukasi, hingga dialog interaktif yang mendorong partisipasi masyarakat.
“Radio memiliki sejarah panjang dalam perjalanan demokrasi di Indonesia. Melalui siaran-siarannya, radio mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah, penyelenggara pemilu, dan masyarakat. Dalam konteks pengawasan pemilu, radio menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi terkait tahapan, regulasi, serta edukasi pengawasan partisipatif,” ungkap perwakilan Bawaslu Lampung Tengah dalam keterangannya.
Sebagai lembaga yang memiliki tugas dan fungsi pengawasan terhadap penyelenggaraan pemilu dan pemilihan, Bawaslu Lampung Tengah merasakan langsung manfaat kolaborasi dengan berbagai lembaga penyiaran, baik lembaga penyiaran publik seperti Radio Republik Indonesia, radio swasta, maupun radio komunitas. Melalui program talkshow, dialog interaktif, dan siaran layanan masyarakat, informasi mengenai kepemiluan dapat tersampaikan secara luas dan mudah dipahami oleh masyarakat.
Radio dinilai memiliki kontribusi besar dalam mendukung demokrasi, menyuarakan keberagaman budaya, serta memperluas akses informasi. Di daerah-daerah dengan keterbatasan akses internet, radio masih menjadi media utama yang diandalkan masyarakat untuk memperoleh kabar terkini. Selain itu, radio juga berperan dalam menjaga keberagaman perspektif, membuka ruang dialog publik, serta mengedukasi masyarakat mengenai hak dan kewajiban sebagai warga negara.
Di Indonesia, peringatan Hari Radio Sedunia setiap tahunnya diramaikan oleh berbagai kegiatan seperti siaran khusus, diskusi tematik, kampanye digital, hingga kolaborasi lintas lembaga. Lembaga penyiaran memanfaatkan momentum ini untuk merefleksikan peran radio di era transformasi digital, sekaligus memperkuat komitmen terhadap penyiaran yang berkualitas, independen, dan berpihak pada kepentingan publik.
Setiap tahunnya, UNESCO juga mengangkat tema khusus yang umumnya berkaitan dengan pembangunan berkelanjutan dan transformasi media di era digital. Tema tersebut menjadi pengingat bahwa radio tidak hanya sekadar medium penyampai pesan, tetapi juga instrumen penting dalam mendukung agenda pembangunan, inklusivitas sosial, serta ketahanan informasi di tengah tantangan disinformasi.
Bawaslu Lampung Tengah berharap momentum Hari Radio Sedunia 2026 dapat semakin mempererat sinergi antara penyelenggara pemilu dan insan radio dalam membangun kesadaran demokrasi yang sehat dan berintegritas. Kolaborasi yang terjalin diharapkan mampu memperluas jangkauan edukasi pengawasan partisipatif serta meningkatkan literasi masyarakat terhadap informasi kepemiluan.
Melalui peringatan ini, Bawaslu Lampung Tengah juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung eksistensi radio sebagai media yang adaptif, inklusif, dan terpercaya. Di tengah arus informasi yang begitu cepat dan kompleks, radio tetap menjadi ruang yang hangat, dekat, dan mampu menghadirkan informasi yang berimbang serta mencerahkan.
“Selamat Hari Radio Sedunia 13 Februari 2026. Teruslah menjadi suara yang menginspirasi, menyatukan, dan menguatkan demokrasi,” tutup pernyataan Bawaslu Lampung Tengah.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T