PERINGATI WORLD SCOUT DAY 22 FEBRUARI 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH APRESIASI PERAN STRATEGIS GERAKAN PRAMUKA
|
Lampung Tengah — Dalam rangka memperingati Hari Pramuka Sedunia (World Scout Day) yang jatuh pada 22 Februari 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada seluruh anggota gerakan kepanduan di Indonesia maupun di seluruh dunia. Momentum ini menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan karakter, kepemimpinan, serta semangat pengabdian yang selama ini ditanamkan melalui gerakan Pramuka.
Tanggal 22 Februari diperingati sebagai Hari Pramuka Sedunia untuk mengenang kelahiran pendiri gerakan kepanduan dunia, Robert Baden-Powell, yang lahir pada 22 Februari 1857 di London. Baden-Powell dikenal sebagai tokoh yang merintis metode kepanduan modern dengan pendekatan pendidikan di alam terbuka yang menekankan pembentukan karakter, kedisiplinan, kemandirian, serta semangat kebersamaan.
Gagasan dan metode kepanduan yang dikembangkan Baden-Powell salah satunya tertuang dalam bukunya yang berjudul Aids to Scouting. Buku tersebut menjadi salah satu fondasi lahirnya gerakan kepanduan modern yang kemudian berkembang pesat dan diadopsi di berbagai negara. Konsep pendidikan melalui praktik langsung, kerja tim, serta pengembangan keterampilan hidup (life skills) menjadi ciri khas gerakan kepanduan hingga saat ini.
Hari Pramuka Sedunia diperingati dengan beragam kegiatan positif di berbagai belahan dunia, mulai dari perkemahan, bakti sosial, aksi peduli lingkungan, hingga tantangan keterampilan bertahan hidup (survival skills). Kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya membangun kemampuan teknis, tetapi juga memperkuat nilai solidaritas, kepedulian sosial, dan tanggung jawab sebagai warga negara.
Di Indonesia, gerakan kepanduan dikenal dengan nama Gerakan Pramuka yang memiliki hari peringatan nasional setiap tanggal 14 Agustus. Meskipun memiliki hari peringatan tersendiri, semangat Hari Pramuka Sedunia tetap menjadi bagian dari gerakan global yang menyatukan jutaan anggota kepanduan di seluruh dunia dalam semangat persaudaraan dan pengabdian.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah memandang bahwa nilai-nilai yang diajarkan dalam Pramuka—seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan gotong royong—selaras dengan upaya penguatan demokrasi dan pengawasan partisipatif. Pendidikan karakter yang ditanamkan sejak dini melalui kegiatan kepanduan diyakini mampu melahirkan generasi muda yang berintegritas, sadar hukum, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Semangat Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka yang menjadi pedoman anggota Pramuka mencerminkan komitmen terhadap nilai moral dan kebangsaan. Nilai-nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam membangun masyarakat yang demokratis, transparan, dan berkeadaban. Generasi muda yang tumbuh dalam lingkungan kepanduan diharapkan mampu menjadi pelopor perubahan positif di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.
Momentum Hari Pramuka Sedunia 2026 ini diharapkan dapat semakin memperkuat kolaborasi antara lembaga negara, organisasi kepemudaan, dan masyarakat dalam membina generasi penerus bangsa. Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung kegiatan kepramukaan sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan generasi muda.
Dengan semangat Hari Pramuka Sedunia, mari bersama-sama meneguhkan komitmen untuk membentuk generasi yang tangguh, berakhlak mulia, serta memiliki integritas tinggi demi masa depan bangsa yang lebih baik.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T