Lompat ke isi utama

Berita

PLT. KEPALA SEKRETARIAT BAWASLU PROVINSI LAMPUNG TEKANKAN DISIPLIN DAN KESERIUSAN PESERTA PADA PEMBUKAAN ORIENTASI PPPK TAHUN 2026

r

Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Tekankan Pentingnya Disiplin dan Partisipasi Aktif dalam Orientasi PPPK

Lampung Tengah – Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung, Sutiono, memberikan arahan kepada seluruh peserta pada Pembukaan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Lampung yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, 28 Juli 2026, mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi Lampung dan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung. Orientasi ini menjadi tahapan awal bagi PPPK untuk memahami nilai-nilai dasar Aparatur Sipil Negara (ASN), budaya kerja organisasi, serta etika instansi sebagai bekal dalam menjalankan tugas di lingkungan Bawaslu.

Dalam arahannya, Sutiono menyampaikan bahwa orientasi merupakan bagian penting dari proses pengembangan sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu. Oleh karena itu, seluruh peserta diharapkan mengikuti setiap tahapan pembelajaran dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan kesungguhan agar tujuan penyelenggaraan orientasi dapat tercapai secara optimal.

Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan orientasi, peserta akan mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang telah disusun dalam kurikulum pembelajaran. Salah satu tahapan yang harus diikuti oleh seluruh peserta adalah pre-test sebagai pengukuran kemampuan awal sebelum menerima materi, serta post-test sebagai evaluasi terhadap pemahaman peserta setelah seluruh rangkaian pembelajaran selesai dilaksanakan.

Menurutnya, keberadaan pre-test dan post-test bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen untuk mengukur sejauh mana peningkatan kompetensi peserta selama mengikuti orientasi. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bagian dari proses pembelajaran sekaligus bahan refleksi bagi peserta untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

"Dalam pelaksanaan orientasi ini nantinya akan ada pre-test dan post-test sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran. Selain itu, peserta juga akan menerima berbagai materi yang telah disusun sesuai kurikulum orientasi PPPK. Oleh karena itu, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan serius agar memperoleh pemahaman yang maksimal," ujar Sutiono.

Selain aspek akademik, Sutiono juga menekankan bahwa sikap, etika, dan kedisiplinan peserta selama mengikuti pembelajaran melalui Zoom Meeting turut menjadi bagian yang diperhatikan dalam pelaksanaan orientasi. Meskipun kegiatan berlangsung secara daring, setiap peserta tetap dituntut menunjukkan profesionalisme sebagaimana ketika mengikuti kegiatan secara tatap muka.

Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjaga ketepatan waktu, berpakaian sesuai ketentuan, mengikuti kegiatan dari awal hingga selesai, menjaga etika komunikasi, serta aktif dalam setiap sesi pembelajaran. Menurutnya, sikap tersebut mencerminkan komitmen dan tanggung jawab sebagai aparatur Bawaslu.

"Perlu kami sampaikan bahwa selama pelaksanaan Zoom Meeting, sikap dan kedisiplinan peserta juga menjadi bagian dari penilaian. Kehadiran tepat waktu, kepatuhan terhadap tata tertib, etika selama mengikuti pembelajaran, serta partisipasi aktif merupakan indikator yang mencerminkan profesionalisme sebagai aparatur Bawaslu. Karena itu, saya berharap seluruh peserta menjaga sikap dengan sebaik-baiknya selama orientasi berlangsung," tegasnya.

Lebih lanjut, Sutiono menjelaskan bahwa materi orientasi telah dirancang secara komprehensif untuk memberikan bekal kepada PPPK dalam memahami tugas dan fungsi kelembagaan Bawaslu. Peserta akan mempelajari berbagai materi mengenai nilai dan etika instansi, tata kelola organisasi, administrasi perkantoran, manajemen kinerja, nilai-nilai ASN BerAKHLAK, komunikasi kedinasan, hingga penguatan integritas dan profesionalisme.

Menurutnya, seluruh materi tersebut memiliki keterkaitan erat dengan pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan sekretariat Bawaslu. Oleh sebab itu, peserta diharapkan tidak hanya mengikuti orientasi sebagai kewajiban administratif, tetapi juga menjadikannya sebagai sarana meningkatkan kompetensi dan kualitas diri.

Ia juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berdiskusi, dan memperluas wawasan. Dengan semangat belajar yang tinggi, PPPK diharapkan mampu menjadi aparatur yang adaptif terhadap perkembangan organisasi dan siap mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu maupun pemilihan secara optimal.

Menutup arahannya, Sutiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pembukaan orientasi. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu.

"Saya mengucapkan selamat mengikuti Orientasi PPPK Tahun 2026. Ikuti seluruh proses pembelajaran dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan semangat belajar yang tinggi. Jadikan orientasi ini sebagai momentum untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat integritas, serta membangun budaya kerja yang profesional sehingga mampu memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan organisasi Bawaslu," pungkasnya.

Melalui penyelenggaraan Orientasi PPPK Tahun 2026, Bawaslu Provinsi Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam membangun aparatur yang kompeten, profesional, dan berintegritas. Dengan proses pembelajaran yang terstruktur, evaluasi melalui pre-test dan post-test, serta penekanan terhadap disiplin dan etika selama pembelajaran daring, diharapkan seluruh PPPK mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi Bawaslu secara optimal.

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T