Lompat ke isi utama

Berita

PLUTO DAY 2026: BAWASLU LAMPUNG TENGAH APRESIASI SEJARAH ASTRONOMI DAN NILAI INTEGRITAS ILMIAH

Refleksi Pluto Day, Bawaslu Lampung Tengah Gaungkan Semangat Ketekunan dan Integritas Berbasis Ilmu Pengetahuan

Refleksi Pluto Day, Bawaslu Lampung Tengah Gaungkan Semangat Ketekunan dan Integritas Berbasis Ilmu Pengetahuan

Lampung Tengah — Dalam semangat memperluas wawasan dan literasi pengetahuan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan Selamat Hari Pluto (Pluto Day) yang diperingati setiap tanggal 18 Februari. Peringatan ini menjadi momentum reflektif untuk mengenang sejarah panjang penemuan Pluto sekaligus mengapresiasi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang astronomi.

Hari Pluto dirayakan setiap 18 Februari untuk memperingati penemuan Pluto sebagai objek langit yang kala itu dinyatakan sebagai planet kesembilan dalam tata surya. Sejarah penemuan Pluto tidak terlepas dari dedikasi seorang astronom visioner, Percival Lowell, yang pertama kali memprediksi keberadaan “Planet X” — sebuah planet misterius yang diyakini berada di luar orbit Neptunus. Lowell mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk meneliti dan mencari planet tersebut. Meski demikian, ia wafat pada tahun 1916 tanpa sempat menyaksikan hasil dari pencariannya.

Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil bertahun-tahun kemudian. Pada 18 Februari 1930, seorang astronom muda bernama Clyde Tombaugh yang bekerja di Observatorium Lowell berhasil menemukan objek langit yang selama ini dicari. Penemuan tersebut diumumkan secara resmi kepada dunia pada 19 Maret 1930, menandai babak baru dalam sejarah astronomi modern. Nama “Pluto” kemudian dipilih, merujuk pada dewa dunia bawah dalam mitologi Romawi, sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap Percival Lowell, melalui inisial P dan L yang melekat pada nama tersebut.

Dalam perjalanannya, status Pluto mengalami perubahan signifikan. Pada 24 Agustus 2006, International Astronomical Union (IAU) secara resmi mengklasifikasikan ulang Pluto sebagai planet kerdil. Keputusan ini diambil setelah IAU menetapkan tiga kriteria utama bagi suatu benda langit untuk dapat dikategorikan sebagai planet, yakni harus mengorbit Matahari, memiliki massa yang cukup sehingga berbentuk hampir bulat (mencapai kesetimbangan hidrostatik), serta mampu “membersihkan” lingkungan orbitnya dari benda-benda lain.

Pluto dinyatakan memenuhi dua kriteria pertama, tetapi tidak memenuhi kriteria ketiga karena berbagi orbit dengan banyak objek lain di wilayah Sabuk Kuiper. Perkembangan teknologi teleskop modern juga memungkinkan para astronom menemukan objek-objek lain dengan ukuran sebanding dengan Pluto, seperti Eris. Saat ini, IAU secara resmi mengakui lima planet kerdil di tata surya, yaitu Ceres, Pluto, Eris, Haumea, dan Makemake.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan bahwa peringatan Hari Pluto bukan sekadar mengenang penemuan sebuah benda langit, tetapi juga menjadi simbol pentingnya ketekunan, dedikasi, serta semangat pencarian kebenaran berbasis data dan ilmu pengetahuan. Nilai-nilai tersebut selaras dengan prinsip kerja pengawasan pemilu yang menjunjung tinggi integritas, ketelitian, dan akurasi.

“Semangat yang ditunjukkan para ilmuwan dalam menemukan dan memahami Pluto mengajarkan kita bahwa proses panjang, penelitian mendalam, dan komitmen terhadap kebenaran adalah kunci kemajuan. Hal ini relevan dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu yang membutuhkan kecermatan dan tanggung jawab,” ujarnya.

Melalui peringatan Hari Pluto 2026 ini, Bawaslu Lampung Tengah juga mendorong generasi muda untuk terus menumbuhkan minat terhadap sains dan teknologi. Perkembangan ilmu astronomi menunjukkan bahwa pemahaman manusia terhadap alam semesta senantiasa berkembang seiring kemajuan zaman.

Momentum Pluto Day menjadi pengingat bahwa ilmu pengetahuan bersifat dinamis dan terbuka terhadap pembaruan. Seperti halnya perubahan status Pluto, dunia terus bergerak dan berkembang berdasarkan temuan serta kajian ilmiah terbaru. Dengan semangat tersebut, Bawaslu Lampung Tengah berharap masyarakat semakin menghargai proses ilmiah, berpikir kritis, serta menjunjung tinggi nilai-nilai objektivitas dalam setiap aspek kehidupan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T