STAF SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH DIVISI HUMAS DAN PARMAS GELAR DISKUSI INTERNAL UNTUK MEMPERKUAT RENCANA KERJA KE DEPAN
|
Dalam upaya meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kehumasan dan partisipasi masyarakat, staf Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah pada Divisi Humas dan Parmas menggelar diskusi internal yang berlangsung penuh kekompakan dan gagasan konstruktif. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat perencanaan program sekaligus menyamakan pemahaman dalam menghadapi agenda-agenda strategis ke depan.
Diskusi tersebut menjadi ruang penting bagi para staf untuk membahas strategi komunikasi publik, penguatan literasi kepemiluan masyarakat, dan langkah-langkah yang perlu diambil dalam menghadapi dinamika pengawasan pemilu yang semakin kompleks. Dengan semakin besarnya tantangan informasi di era digital, Divisi Humas dan Parmas dituntut untuk lebih adaptif dalam menyusun program yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Dalam forum diskusi tersebut, para staf menyoroti pentingnya membangun pola komunikasi yang lebih proaktif, terbuka, dan responsif. Hal ini mencakup penyusunan materi publikasi yang tepat sasaran, pemanfaatan media sosial secara maksimal, hingga penyusunan agenda sosialisasi yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemilu partisipatif.
Selain itu, pembahasan juga difokuskan pada evaluasi pelaksanaan program sebelumnya sebagai landasan perbaikan di masa mendatang. Para staf berdiskusi mengenai hambatan-hambatan yang pernah ditemui, seperti keterbatasan ruang sosialisasi di beberapa wilayah, tantangan penyebaran informasi di desa-desa terpencil, serta kebutuhan peningkatan kapasitas internal dalam bidang desain, publikasi, dan manajemen konten.
Diskusi ini berjalan dinamis dengan saling bertukar ide, pengalaman, dan inovasi. Para staf Divisi Humas dan Parmas menyadari bahwa keberhasilan kerja-kerja pengawasan tidak hanya bergantung pada aspek teknis di lapangan, tetapi juga pada seberapa kuat Bawaslu mampu membangun kedekatan dengan masyarakat melalui strategi komunikasi yang baik dan terencana.
Di akhir kegiatan, disepakati beberapa langkah tindak lanjut yang akan segera diimplementasikan, seperti penyusunan kalender kegiatan humas dan parmas, peningkatan kualitas publikasi digital, dan penguatan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mendukung kelancaran program-program Bawaslu.
Dengan dilaksanakannya diskusi internal ini, Divisi Humas dan Parmas Bawaslu Lampung Tengah berharap dapat semakin solid dan siap menjalankan program-program strategis ke depan, serta menjadi garda terdepan dalam menyampaikan informasi kepemiluan yang akurat, edukatif, dan mudah diakses oleh seluruh masyarakat.
Koordinator Divisi Pencegahan, Humas, dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, S.H.I., memberikan apresiasi terhadap diskusi internal yang dilakukan oleh staf Sekretariat Divisi Humas dan Parmas dalam menyusun rencana kerja ke depan.
Dalam keterangannya, Harmono menegaskan bahwa diskusi semacam ini sangat penting untuk menjaga soliditas tim serta memastikan setiap program yang direncanakan berjalan lebih terarah dan berdampak bagi masyarakat.
"Saya sangat mengapresiasi inisiatif kawan-kawan staf Sekretariat Divisi Humas dan Parmas yang telah melakukan diskusi strategis terkait rencana kerja ke depan. Kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi, mematangkan perencanaan, serta menyatukan visi dalam menjalankan tugas-tugas kehumasan dan pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa tantangan pengawasan pemilu di era digital semakin beragam, sehingga Divisi Humas dan Parmas harus mampu bergerak lebih cepat, kreatif, dan adaptif dalam menyampaikan informasi maupun melakukan edukasi publik.
"Saat ini, arus informasi begitu cepat dan masyarakat semakin kritis. Karena itu, Divisi Humas dan Parmas harus menjadi garda terdepan dalam memberikan informasi kepemiluan yang akurat dan mudah dipahami. Perencanaan yang matang sangat diperlukan agar setiap program humas dan parmas dapat benar-benar menjangkau seluruh lapisan masyarakat," lanjutnya.
Harmono juga menegaskan bahwa keberhasilan kerja-kerja pencegahan dan pengawasan partisipatif tidak terlepas dari kemampuan tim dalam membangun hubungan baik dengan publik.
"Kita ingin agar Bawaslu semakin dekat dengan masyarakat. Oleh sebab itu, strategi komunikasi publik dan penguatan partisipasi masyarakat harus dirancang secara tepat dan terukur. Diskusi ini menjadi langkah awal untuk memastikan bahwa seluruh program yang akan dijalankan benar-benar selaras dengan kebutuhan lapangan," tegasnya.
Di akhir pernyataannya, Harmono berharap agar tim Humas dan Parmas tetap kompak dan terus meningkatkan kapasitas diri.
"Saya berharap rekan-rekan tetap solid, terus belajar, dan menjaga semangat kebersamaan. Dengan kerja tim yang baik, saya yakin rencana-rencana kita ke depan dapat terlaksana dengan optimal dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Lampung Tengah," tutupnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T