HARI KETUJUH ORIENTASI PPPK, KOORDINATOR SEKRETARIAT BAWASLU LAMPUNG TENGAH PASTIKAN PEGAWAI IKUTI PEMBELAJARAN
|
Lampung Tengah, 20 Agustus 2026 — Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, melakukan pemantauan terhadap pegawai Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah yang mengikuti rangkaian Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung Batch III yang memasuki hari ketujuh, Kamis, 20 Agustus 2026.
Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari perhatian dan dukungan Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah terhadap proses pengembangan kompetensi pegawai, khususnya para PPPK yang sedang mengikuti tahapan orientasi. Kegiatan orientasi dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh peserta dari Bawaslu Provinsi Lampung serta Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung.
Memasuki hari ketujuh, rangkaian orientasi memberikan pembelajaran yang berkaitan dengan Agenda III, dengan fokus utama pada aspek perencanaan dan penilaian kinerja PPPK. Materi yang diberikan menjadi salah satu bagian penting dalam membangun pemahaman peserta mengenai bagaimana kinerja organisasi, unit kerja, dan individu dapat direncanakan serta diukur secara sistematis.
Dalam pemantauannya, Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah memastikan pegawai mengikuti seluruh rangkaian kegiatan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pemantauan juga menjadi bentuk dukungan terhadap kedisiplinan pegawai dalam mengikuti proses pembelajaran, mulai dari awal kegiatan hingga seluruh agenda pada hari tersebut selesai.
Kegiatan orientasi pada hari ketujuh diawali pada pukul 08.00 WIB dengan materi Perencanaan Kinerja Organisasi, Unit Kerja, dan Individu (PPPK). Sesi tersebut berlangsung selama 90 menit atau 2 JP melalui Zoom Meeting secara synchronous dengan metode praktik. Peserta diarahkan untuk memahami keterkaitan antara perencanaan kinerja organisasi dengan kinerja unit kerja serta kinerja individu.
Materi perencanaan kinerja memiliki peranan penting karena menjadi dasar bagi pegawai dalam melaksanakan pekerjaan secara terarah. Dengan perencanaan yang baik, pegawai dapat mengetahui sasaran yang hendak dicapai, langkah-langkah yang perlu dilakukan, serta hasil yang diharapkan dari pelaksanaan tugas masing-masing.
Selanjutnya, pada pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB, peserta mengikuti materi Penyusunan Rencana Kinerja dan Indikator Kinerja PPPK dengan durasi 90 menit atau 2 JP. Pembelajaran dilaksanakan secara synchronous melalui Zoom Meeting dan menggunakan metode praktik.
Pada sesi tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai penyusunan rencana kinerja yang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, peserta juga diarahkan untuk memahami pentingnya indikator kinerja sebagai instrumen untuk mengukur pencapaian target pekerjaan.
Pemahaman terhadap indikator kinerja diharapkan dapat membantu pegawai dalam melaksanakan tugas secara lebih terukur dan berorientasi pada hasil. Setiap pekerjaan yang dilaksanakan tidak hanya dituntut selesai, tetapi juga harus memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan unit kerja dan organisasi.
Kemudian, rangkaian pembelajaran dilanjutkan pada pukul 11.00 WIB hingga 11.45 WIB dengan materi Mekanisme, Prinsip, dan Tindak Lanjut Penilaian Kinerja PPPK. Sesi yang berlangsung selama 45 menit atau 1 JP tersebut juga dilaksanakan melalui Zoom Meeting secara synchronous dengan metode praktik.
Melalui materi ini, peserta diperkenalkan dengan mekanisme penilaian kinerja serta prinsip-prinsip yang perlu diperhatikan dalam proses evaluasi. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya tindak lanjut atas hasil penilaian kinerja sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas dan profesionalisme pegawai.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, melalui pemantauan tersebut turut memastikan agar pegawai dapat mengikuti proses orientasi dengan baik dan penuh tanggung jawab. Keikutsertaan secara aktif dalam kegiatan orientasi diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pegawai dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terhadap tata kelola kinerja di lingkungan Bawaslu.
Orientasi PPPK tidak hanya menjadi kegiatan pembelajaran bagi pegawai, tetapi juga merupakan bagian dari proses penguatan kapasitas sumber daya manusia. Melalui orientasi, pegawai diharapkan mampu memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai bagian dari organisasi serta mampu menerapkan nilai-nilai profesionalisme dalam melaksanakan pekerjaan.
Bagi Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, peningkatan kompetensi pegawai merupakan salah satu aspek yang penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas kelembagaan. Pegawai yang memiliki pemahaman terhadap perencanaan, pelaksanaan, pengukuran, dan evaluasi kinerja akan lebih siap menjalankan tugas sesuai dengan target dan kebutuhan organisasi.
Pemantauan terhadap pelaksanaan orientasi juga menjadi bentuk komitmen jajaran Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah untuk memberikan dukungan kepada pegawai dalam mengikuti proses pengembangan kompetensi. Dukungan tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana pembelajaran yang kondusif sehingga peserta dapat mengikuti setiap materi secara optimal.
Dengan mengikuti seluruh rangkaian orientasi, pegawai Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah diharapkan mampu membawa pengetahuan yang diperoleh ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Terlebih, pemahaman mengenai perencanaan kinerja dan penilaian kinerja memiliki keterkaitan langsung dengan upaya membangun budaya kerja yang terarah, terukur, akuntabel, dan berorientasi pada pencapaian hasil.
Kegiatan Orientasi PPPK Batch III yang memasuki hari ketujuh ini sekaligus menjadi momentum bagi pegawai untuk terus meningkatkan kapasitas diri. Setiap materi yang diberikan diharapkan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab di lingkungan kerja masing-masing.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah juga terus mendorong pegawai agar mengikuti seluruh tahapan orientasi dengan disiplin, aktif, dan bertanggung jawab. Dengan demikian, proses orientasi dapat memberikan hasil yang optimal serta mendukung terbentuknya sumber daya manusia Bawaslu yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi positif bagi organisasi.
Melalui pelaksanaan orientasi yang terstruktur dan berkelanjutan, diharapkan para PPPK Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung semakin memahami sistem kerja organisasi, mampu menyusun target kinerja secara tepat, serta dapat melaksanakan dan mempertanggungjawabkan tugas secara profesional.
Pemantauan yang dilakukan Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah pada hari ketujuh tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan proses pengembangan kompetensi pegawai berjalan dengan baik. Semangat mengikuti pembelajaran, kedisiplinan, serta kesungguhan peserta menjadi modal penting dalam mewujudkan pegawai yang berkualitas dan mendukung penguatan kelembagaan Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T