Lompat ke isi utama

Berita

ADAPTASI ERA DIGITAL, BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI VIRTUAL SHARING SESSION LAN RI BAHAS PEMANFAATAN AI

r

Bawaslu Lampung Tengah Ikuti Virtual Sharing Session LAN, Perkuat Kapasitas ASN dalam Pemanfaatan AI untuk Konten Edukasi Publik

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital dengan mengikuti kegiatan Virtual Sharing Session 9 yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia bekerja sama dengan Binar Academy pada Rabu, 11 Maret 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Public Content Booster: Ciptakan Konten Edukasi Publik yang Menarik & Mudah Dipahami dengan AI” tersebut dilaksanakan secara daring melalui Zoom Workplace mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Lembaga Administrasi Negara.

Partisipasi jajaran Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan kapasitas aparatur sipil negara dalam menghadapi perkembangan era digital, khususnya dalam memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik dan penyebaran informasi yang edukatif kepada masyarakat.

Kegiatan Virtual Sharing Session ini menghadirkan Erna Irawati selaku Deputi Transformasi Pembelajaran ASN di lingkungan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia sebagai keynote speaker. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital, khususnya kecerdasan buatan atau AI, telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurutnya, aparatur sipil negara dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar dapat menyampaikan informasi publik secara lebih efektif, menarik, serta mudah dipahami oleh masyarakat. Pemanfaatan teknologi AI, kata dia, dapat membantu ASN dalam memproduksi konten edukasi yang lebih kreatif, informatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Pemanfaatan Artificial Intelligence di sektor publik saat ini semakin berkembang pesat. ASN perlu memahami bagaimana teknologi ini dapat dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung komunikasi publik yang lebih efektif dan edukatif,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa konten informasi yang disampaikan oleh lembaga pemerintah memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi publik serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara. Oleh karena itu, ASN perlu memiliki kemampuan dalam memproduksi konten yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.

Sementara itu, materi utama dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Aldo Lionel Saonard, seorang AI Expert dan Data Engineer yang memaparkan berbagai strategi pemanfaatan teknologi AI dalam proses pembuatan konten edukasi publik.

Dalam pemaparannya, Aldo menjelaskan bahwa kecerdasan buatan dapat menjadi alat yang sangat efektif bagi lembaga pemerintah dalam menyusun materi komunikasi publik, mulai dari penulisan naskah, pembuatan visualisasi data, hingga pengembangan konten multimedia yang lebih menarik.

Menurutnya, AI dapat membantu mempercepat proses produksi konten sekaligus meningkatkan kualitas pesan yang disampaikan kepada masyarakat. Dengan bantuan teknologi tersebut, instansi pemerintah dapat mengolah informasi yang kompleks menjadi konten yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan lebih menarik secara visual.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab, terutama dalam menjaga akurasi informasi serta memastikan bahwa konten yang dihasilkan tetap sesuai dengan prinsip etika komunikasi publik.

“AI bukan untuk menggantikan peran manusia, tetapi untuk membantu mempercepat proses kerja dan meningkatkan kualitas komunikasi publik yang kita bangun,” jelasnya.

Dalam sesi diskusi, Aldo juga memberikan berbagai contoh praktik pemanfaatan AI dalam pembuatan konten edukasi, seperti penggunaan teknologi AI untuk membantu penulisan artikel informatif, pembuatan infografis, hingga pengembangan konten video pendek yang dapat menarik perhatian masyarakat di media sosial.

Kegiatan ini dipandu oleh Leonita Hapsari selaku moderator yang mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung interaktif. Para peserta yang berasal dari berbagai instansi pemerintah juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait pemanfaatan teknologi digital dalam komunikasi publik.

Diskusi berlangsung dengan penuh antusiasme, di mana para peserta menggali berbagai strategi dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung penyampaian informasi publik yang lebih efektif, transparan, dan edukatif.

Bagi Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam bidang komunikasi publik dan literasi digital. Di era transformasi digital saat ini, kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh setiap aparatur negara.

Melalui kegiatan pembelajaran seperti Virtual Sharing Session ini, diharapkan jajaran Bawaslu dapat semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan berbagai inovasi digital untuk mendukung tugas kelembagaan, termasuk dalam menyampaikan informasi pengawasan pemilu kepada masyarakat secara lebih efektif.

Selain itu, penguatan kemampuan dalam memproduksi konten edukasi publik juga dinilai penting untuk mendukung upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap proses demokrasi serta mendorong partisipasi publik dalam pengawasan pemilu.

Dengan memanfaatkan teknologi AI secara tepat, lembaga pengawas pemilu diharapkan dapat menghadirkan berbagai konten informasi yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik, sehingga pesan-pesan terkait demokrasi, pengawasan pemilu, serta pendidikan politik dapat tersampaikan secara lebih luas kepada masyarakat.

Partisipasi dalam kegiatan ini sekaligus menjadi wujud komitmen Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat kapasitas kelembagaan dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital.

r

 

r

 

r

 

r

Ke depan, diharapkan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence dapat menjadi salah satu instrumen strategis bagi lembaga pemerintah dalam membangun komunikasi publik yang lebih inovatif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, informasi yang disampaikan oleh lembaga negara dapat lebih mudah dipahami oleh masyarakat sekaligus berkontribusi dalam memperkuat literasi publik serta kualitas demokrasi di Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T