BAHAS AI DAN PENGEMBANGAN DIRI, BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI FORUM NASIONAL LAN–ESQ
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat. Hal ini tercermin melalui partisipasi aktif dalam kegiatan Virtual Sharing Session 17 yang merupakan hasil kerja sama antara Lembaga Administrasi Negara (LAN) dengan ESQ Leadership Center.
Kegiatan yang mengusung tema “Potensi Diri untuk Implementasi Kinerja Organisasi dengan AI” tersebut dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Workplace pada Selasa (28/4/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Seluruh jajaran Bawaslu Lampung Tengah mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi aparatur di era digital.
Dalam konteks perkembangan saat ini, penggunaan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam mendukung efektivitas dan efisiensi kinerja organisasi. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi ruang pembelajaran strategis bagi para aparatur sipil negara (ASN), termasuk di lingkungan Bawaslu, untuk memahami bagaimana teknologi dapat dioptimalkan tanpa mengesampingkan potensi diri masing-masing individu.
Kegiatan ini menghadirkan keynote speech dari Erna Irawati yang menjabat sebagai Deputi Transformasi Pembelajaran ASN di LAN. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa transformasi digital dalam birokrasi merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan sumber daya manusia yang adaptif dan berdaya saing.
Menurutnya, kehadiran AI bukanlah ancaman, melainkan peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mempercepat proses kerja di berbagai sektor pemerintahan. Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan pengembangan kapasitas personal ASN, agar tidak terjadi ketergantungan yang berlebihan terhadap sistem digital.
Sementara itu, narasumber utama dalam kegiatan ini, Eka Chandra, mengupas secara mendalam tentang pentingnya menggali potensi diri sebagai fondasi utama dalam menghadapi era disrupsi teknologi. Ia menjelaskan bahwa keberhasilan implementasi AI dalam organisasi sangat ditentukan oleh kualitas individu yang mengoperasikannya.
Eka Chandra juga menyoroti bahwa kecerdasan emosional, integritas, serta kemampuan adaptasi merupakan faktor kunci yang tidak dapat digantikan oleh teknologi. Oleh sebab itu, ASN dituntut untuk terus mengembangkan diri, tidak hanya dari sisi teknis, tetapi juga dari aspek karakter dan kepemimpinan.
Diskusi dalam sesi ini berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator Jhody Delviero, yang berhasil mengarahkan jalannya dialog antara narasumber dan peserta. Berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta menunjukkan tingginya minat terhadap pemanfaatan AI dalam mendukung kinerja organisasi.
Bagi Bawaslu Lampung Tengah, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, khususnya dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks di era digital. Pemanfaatan teknologi, termasuk AI, diharapkan dapat mendukung proses pengawasan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus mendorong seluruh jajaran untuk tidak berhenti belajar dan mengembangkan potensi diri. Dengan demikian, diharapkan kinerja organisasi dapat semakin optimal dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T