BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI ZOOM “CERAMAH PAKAR KEBIJAKAN PELAYANAN PUBLIK” SERIES VIII, BAHAS KOMPETENSI DAN INTEGRITAS ASN SEBAGAI FONDASI SMART GOVERNANCE
|
Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan Zoom Meeting “Ceramah Pakar Kebijakan Pelayanan Publik” Series VIII yang diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Manajemen Kompetensi (Pusjar SKPP) LAN RI pada Kamis (21/5/2026) pukul 08.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini mengangkat tema strategis “Kompetensi dan Integritas ASN: Fondasi Utama Smart Governance” yang menyoroti pentingnya penguatan kapasitas aparatur sipil negara dalam mendukung tata kelola pemerintahan berbasis digital dan berintegritas.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber utama Sudirman Said, yang menyampaikan pandangan mendalam mengenai urgensi integritas dan kompetensi sebagai pilar utama dalam membangun smart governance di Indonesia. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa transformasi birokrasi tidak hanya bertumpu pada teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang jujur, profesional, dan adaptif terhadap perubahan.
Bawaslu Lampung Tengah dalam kesempatan tersebut turut berpartisipasi aktif bersama berbagai instansi lain sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam memperkuat pemahaman terkait tata kelola pemerintahan modern. Keterlibatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Bawaslu dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu yang sejalan dengan perkembangan teknologi dan tuntutan transparansi publik.
Kegiatan yang dipandu oleh moderator Anna Amalia berlangsung interaktif, dengan berbagai diskusi yang menyoroti tantangan implementasi smart governance di Indonesia, termasuk kebutuhan reformasi birokrasi yang berkelanjutan, peningkatan integritas aparatur, serta penguatan sistem pelayanan publik berbasis digital.
Dalam forum tersebut, Pusjar SKPP LAN RI sebagai penyelenggara Pusjar SKPP LAN RI menegaskan bahwa penguatan kompetensi ASN menjadi agenda penting dalam menghadapi dinamika pemerintahan modern. ASN dituntut tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu berinovasi, beradaptasi, serta menjaga integritas dalam setiap aspek pelayanan publik.
Tema yang diangkat dalam kegiatan ini memiliki relevansi kuat dengan tugas kelembagaan pengawas pemilu. Kompetensi dan integritas aparatur menjadi fondasi penting dalam memastikan penyelenggaraan pengawasan pemilu berjalan profesional, akuntabel, dan bebas dari intervensi kepentingan.
Selain itu, konsep smart governance yang dibahas dalam kegiatan ini juga dinilai sejalan dengan kebutuhan transformasi digital di lingkungan Bawaslu, khususnya dalam penguatan sistem pengawasan berbasis data, peningkatan transparansi informasi, serta optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dalam bidang pengawasan pemilu.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap dapat memperluas perspektif serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan kerjanya agar semakin profesional, adaptif, dan berintegritas. Hal ini dinilai penting dalam menghadapi tantangan pengawasan pemilu yang semakin kompleks di era digital.
Bawaslu Lampung Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program peningkatan kompetensi yang diselenggarakan oleh lembaga pemerintah maupun mitra strategis lainnya. Upaya ini menjadi bagian dari langkah berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola kelembagaan yang modern, efektif, dan responsif terhadap perubahan zaman.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan ekosistem pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas, sejalan dengan semangat penguatan smart governance di Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T