HARI REFORMASI 2026, IMAM NUROHIM AJAK MASYARAKAT BIJAK KELOLA INFORMASI DI ERA DIGITAL
|
Peringatan Hari Reformasi yang jatuh setiap tanggal 21 Mei merupakan momentum penting bagi bangsa Indonesia untuk kembali mengenang sejarah panjang perjuangan rakyat dalam mewujudkan perubahan menuju sistem pemerintahan yang lebih demokratis, transparan, dan berkeadilan. Reformasi yang bergulir sejak tahun 1998 menjadi tonggak penting dalam perjalanan demokrasi Indonesia yang terus berkembang hingga saat ini.
Dalam rangka memperingati Hari Reformasi 21 Mei 2026, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia sekaligus mengajak semua pihak untuk terus menjaga semangat perubahan demi masa depan bangsa yang lebih baik.
Dengan mengusung tema “Terus Bergerak, Terus Berubah untuk Masa Depan Bangsa”, Imam Nurohim menegaskan bahwa semangat reformasi tidak hanya sebatas peringatan seremonial, melainkan harus diwujudkan dalam tindakan nyata di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pengelolaan informasi, penanganan pelanggaran, serta penguatan transparansi data dalam sistem demokrasi.
“Hari Reformasi adalah momentum penting bagi kita semua untuk kembali mengingat bahwa perubahan besar dalam bangsa ini lahir dari semangat kebersamaan, keberanian, dan keinginan untuk menciptakan kehidupan berbangsa yang lebih baik,” ujar Imam Nurohim.
Ia menilai bahwa reformasi telah membawa perubahan signifikan dalam sistem ketatanegaraan Indonesia, termasuk dalam keterbukaan informasi publik dan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mengawasi jalannya pemerintahan. Namun demikian, tantangan di era digital saat ini juga semakin kompleks, terutama terkait dengan penyebaran informasi yang cepat dan tidak selalu diiringi dengan kebenaran data.
Sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi, Imam Nurohim menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat, transparan, dan bertanggung jawab dalam mendukung terciptanya demokrasi yang sehat. Menurutnya, data dan informasi merupakan elemen penting dalam proses pengawasan pemilu dan penegakan aturan demokrasi.
“Di era digital seperti sekarang, data dan informasi menjadi sangat vital. Oleh karena itu, pengelolaan data harus dilakukan secara profesional, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan demi menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi masyarakat dalam menghadapi tantangan informasi yang semakin cepat berkembang. Menurutnya, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima, memilah, dan menyebarkan informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh hoaks atau informasi yang menyesatkan.
“Semangat reformasi harus diwujudkan dalam bentuk kecerdasan digital masyarakat. Kita harus mampu menyaring informasi dengan bijak agar tidak menimbulkan keresahan atau perpecahan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Imam Nurohim juga menegaskan bahwa nilai-nilai reformasi harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berperan aktif dalam menjaga kualitas demokrasi melalui partisipasi yang konstruktif, kritis, dan bertanggung jawab.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan era digital sekaligus menjadi agen perubahan yang mampu membawa bangsa menuju arah yang lebih baik.
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Mereka harus menjadi garda terdepan dalam menjaga kebenaran informasi, memperkuat persatuan, dan mendorong perubahan positif di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Imam Nurohim juga mengingatkan pentingnya sinergi antara lembaga penyelenggara pemilu, masyarakat, dan media dalam menjaga ekosistem informasi yang sehat demi mendukung demokrasi yang berkualitas.
Ia berharap momentum Hari Reformasi 21 Mei 2026 dapat menjadi refleksi bersama untuk terus memperbaiki diri, memperkuat komitmen kebangsaan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berbasis data dan informasi yang valid.
“Perubahan tidak akan pernah berhenti. Kita harus terus bergerak, terus berubah, dan terus beradaptasi dengan perkembangan zaman demi masa depan bangsa yang lebih baik,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah tersebut kembali mengucapkan selamat Hari Reformasi kepada seluruh rakyat Indonesia.
“Selamat Memperingati Hari Reformasi 21 Mei 2026. Mari kita terus bergerak, terus berubah, dan bersama menjaga integritas data serta masa depan demokrasi Indonesia,” tutup Imam Nurohim.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T