Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lampung Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Strategi pemberitaan tematik menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024

Bawaslu Lampung Tengah mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Strategi pemberitaan tematik menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024

Bawaslu Lampung Tengah mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional dengan tema Strategi pemberitaan tematik menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di hotel Grand Sahid Jaya dari tanggal 02 s.d 04 Januari 2024.

Bawaslu Lampung Tengah mengikuti kegiatan Rapat Koordinasi Nasional dengan tema Strategi pemberitaan tematik menjelang tahapan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 di hotel Grand Sahid Jaya dari tanggal 02 s.d 04 Januari 2024.

Adapun hadir dalam kegiataan ini Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu RI ibu Loly Suhenti, S. Sos. I, M. H. Selain itu hadir dalam kegiatan ini Kepala Biro Hukum dan Humas Bawaslu RI bapak Agung B. G. B Indra Atmaja.

Dalam kegiatan ini diawali dengan sambutan Ibu Loly Suhenti, S. Sos. I, M. H yang meminta peran hubungan masyarakat (humas) tampil ke depan dalam menyampaikan informasi secara edukatif dan transformatif. Menurutnya kerja humas bukan hanya cepat, melainkan butuh ketepatan dalam memberikan informasi. 

"Peran humas sedang diuji, dipertaruhkan untuk dapat tampil di depan menjadi teras penjaga keadilan pemilu. Memastikan humas bukan sekadar tukang foto, tukang posting, dan memastikan humas bukan hanya orang yang ada di belakang," jelasnya saat memberikan sambutan dalam acara yang diselenggarakan di Jakarta, Jum'at (2/1/2024). 

Dia menegaskan, dalam 11 hari menuju hari pemungutan suara pada 14 Februari 2024, jajaran pengawas pemilu perlu bekerja keras. "11 hari ini ibarat mengencangkan ikat pinggang untuk memastikan kerja-kerja kita tak ada yang tercecer (tertinggal)," katanya.

Selain itu dia juga meminta humas Bawaslu menyebarluaskan seluruh informasi secara edukatif dan transformatif kepada masyarakat luas. "Publik perlu diberikan edukasi karena tidak semua yang viral itu benar. Tetapi, kerja Bawaslu tidak boleh asal cepat. Harus bisa cepat dan sekaligus tepat," imbuh dia. 

Dirinya mencontohkan saat ini banyak viral banyak di akun medsos (media sosial) khususnya dalam dugaan pelanggaran pemilu. "Mulai dari suara di akun adanya dugaan-dugaan yang kemudian menjadi viral, maka humas jangan ragu menyampaikan ke publik. Kita sedang diuji dengan citra sebagai wasit pemilu yang  dipertanyakan integrirasnya. Kita sedang diuji dengan keberanian ada atau tidak di Bawaslu. Ini yang perlu diperhatikan," imbuh dia. 

Selain itu, dia menekankan pentingnya koordinasi humas Bawaslu daerah hingga tingkat pusat. "Rumus kedua, jangan lambat meneruskan informasi yang ada di bawah. (Bawaslu) Kabupaten/Kota perlu memastikan informasi cepat terhadap segala hal. Kalau bisa ada laporan perhari.

Kita kerjanya terkoordinasi ya!," seru mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat tersebut.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Editor: 1T