Lompat ke isi utama

Berita

HANTARU 2026: IMAM NUROHIM DORONG PELAYANAN PUBLIK BERBASIS DATA DAN INFORMASI

r

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Selamat HANTARU 2026

Lampung Tengah — Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Imam Nurohim, menyampaikan ucapan Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2026. Peringatan HANTARU Tahun 2026 mengusung semangat “Transformasi Melayani Lebih Pasti.”

Imam Nurohim menyampaikan bahwa peringatan Hari Agraria dan Tata Ruang menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan agraria dan tata ruang yang tertib, terencana, transparan, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. Pengelolaan agraria dan tata ruang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan serta menciptakan keteraturan dalam pemanfaatan ruang.

Menurut Imam, tema “Transformasi Melayani Lebih Pasti” menjadi pesan penting untuk terus melakukan pembaruan dalam tata kelola pelayanan publik. Transformasi diharapkan dapat menghadirkan pelayanan yang semakin mudah diakses, efektif, efisien, transparan, serta memberikan kepastian bagi masyarakat.

Peringatan HANTARU Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memahami pentingnya data dan informasi dalam mendukung tata kelola pemerintahan. Data yang akurat, lengkap, dan dapat dipertanggungjawabkan menjadi salah satu unsur penting dalam proses perencanaan, pengambilan kebijakan, pelaksanaan pelayanan, hingga evaluasi.

Imam Nurohim menilai bahwa transformasi pelayanan pada era digital tidak dapat dilepaskan dari pengelolaan data dan informasi yang baik. Pemanfaatan teknologi perlu didukung dengan kualitas data yang memadai sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat dapat menjadi rujukan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dalam konteks kelembagaan Bawaslu, pengelolaan data dan informasi juga memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan. Data yang dikelola secara sistematis dapat membantu lembaga dalam melakukan analisis, dokumentasi, penyusunan laporan, serta mendukung proses pengambilan keputusan sesuai dengan tugas dan kewenangan.

Imam menekankan bahwa pelayanan informasi kepada masyarakat harus dilakukan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan, akurasi, dan tanggung jawab. Informasi yang disampaikan harus dapat dipahami dengan baik oleh masyarakat serta tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.

Semangat “Transformasi Melayani Lebih Pasti” juga menjadi dorongan bagi setiap lembaga untuk terus meningkatkan kualitas sistem pelayanan dan pengelolaan informasi. Transformasi bukan hanya tentang penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut perubahan pola kerja, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, serta penguatan budaya kerja yang berorientasi pada pelayanan.

Menurut Imam, data dan informasi yang berkualitas akan memberikan dukungan terhadap terciptanya tata kelola yang lebih efektif. Dengan sistem pengelolaan data yang baik, proses pelayanan dapat dilakukan secara lebih terstruktur dan masyarakat dapat memperoleh informasi yang dibutuhkan secara lebih mudah.

Peringatan HANTARU Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya agraria dan tata ruang. Masyarakat memiliki peran dalam menjaga ketertiban pemanfaatan ruang serta mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam mewujudkan tata ruang yang terencana dan berkelanjutan.

Imam Nurohim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus membangun budaya tertib administrasi dan meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya informasi yang benar. Masyarakat juga diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang transparan melalui partisipasi dan penyampaian informasi yang bertanggung jawab.

Dalam perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, kemampuan masyarakat dalam memilah informasi juga menjadi hal penting. Informasi yang benar dan berasal dari sumber yang dapat dipercaya dapat membantu masyarakat memahami berbagai kebijakan dan pelayanan publik dengan lebih baik.

Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah melalui fungsi pengelolaan data dan informasi terus berupaya mendukung keterbukaan informasi serta pelayanan publik yang sesuai dengan ketentuan. Pengelolaan informasi yang baik diharapkan dapat memperkuat hubungan antara lembaga dan masyarakat serta mendukung partisipasi publik.

Imam juga menyampaikan bahwa peningkatan kualitas pelayanan membutuhkan komitmen dari seluruh jajaran. Setiap aparatur memiliki tanggung jawab untuk memberikan pelayanan secara profesional, transparan, responsif, dan akuntabel. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga.

Selain pemanfaatan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi bagian penting dalam proses transformasi. Aparatur perlu memiliki kemampuan untuk mengelola data, memahami perkembangan teknologi, serta memberikan informasi secara tepat dan bertanggung jawab.

Menurut Imam, transformasi pelayanan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Setiap inovasi yang dikembangkan perlu diarahkan untuk mempermudah proses pelayanan, meningkatkan keterbukaan, mempercepat penyampaian informasi, dan memberikan kepastian terhadap prosedur yang harus ditempuh masyarakat.

Peringatan HANTARU Tahun 2026 menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga negara, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya. Kolaborasi diperlukan untuk mewujudkan tata kelola agraria dan tata ruang yang tertib sekaligus mendukung pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Imam berharap semangat “Transformasi Melayani Lebih Pasti” dapat diterapkan dalam berbagai aspek pelayanan publik. Transformasi yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat menciptakan sistem pelayanan yang semakin terbuka, mudah diakses, terukur, serta mampu memberikan kepastian kepada masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk terus menjaga kualitas pengelolaan data dan informasi. Ketelitian, akurasi, keamanan, serta keteraturan dalam pengelolaan data menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.

Dengan pengelolaan data dan informasi yang semakin baik, diharapkan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara lebih efektif. Ketersediaan informasi yang jelas juga dapat mendukung masyarakat dalam memahami tugas dan fungsi lembaga serta berpartisipasi dalam kehidupan demokrasi.

“Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) Tahun 2026. Transformasi Melayani Lebih Pasti.”

Melalui momentum HANTARU Tahun 2026, Imam Nurohim mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung semangat transformasi, meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya tata ruang dan agraria, serta membangun budaya pelayanan dan pengelolaan informasi yang semakin transparan, akurat, profesional, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T