“HARI KONSUMEN NASIONAL 2026: BAWASLU LAMPUNG TENGAH DORONG KONSUMEN CERDAS DEMI EKONOMI ADIL DAN INDONESIA EMAS”
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah turut memperingati Hari Konsumen Nasional (Harkonas) yang jatuh pada 20 April 2026 dengan menyampaikan komitmen terhadap pentingnya perlindungan konsumen sebagai bagian dari penguatan demokrasi ekonomi di Indonesia. Momentum ini menjadi pengingat bahwa konsumen memiliki peran strategis dalam mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang sehat, adil, dan berdaya saing.
Hari Konsumen Nasional diperingati setiap tanggal 20 April berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 13 Tahun 2012. Penetapan tanggal tersebut bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, yang menjadi landasan hukum dalam mengatur hubungan antara pelaku usaha dan konsumen di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak dan kewajibannya sebagai konsumen, sekaligus mendorong pelaku usaha untuk menghadirkan produk dan layanan yang berkualitas.
Mengusung tema “Perlindungan Konsumen Menuju Indonesia Emas”, Harkonas 2026 menitikberatkan pada pentingnya membangun konsumen yang berdaya serta mendorong kecintaan terhadap produk dalam negeri. Dalam konteks ini, konsumen tidak lagi diposisikan sebagai objek, melainkan sebagai subjek utama dalam aktivitas ekonomi yang mampu menentukan arah pasar melalui pilihan-pilihan yang bijak.
Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menyampaikan bahwa perlindungan konsumen memiliki keterkaitan erat dengan nilai-nilai keadilan, transparansi, dan akuntabilitas yang juga menjadi prinsip dasar dalam penyelenggaraan demokrasi.
“Pada peringatan Hari Konsumen Nasional 20 April 2026 ini, kami dari Bawaslu Lampung Tengah mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Indonesia sebagai konsumen. Momentum ini penting untuk memperkuat kesadaran akan hak dan kewajiban, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem ekonomi yang adil dan berintegritas,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kesadaran konsumen yang tinggi akan berkontribusi pada peningkatan kualitas produk dan layanan di dalam negeri. Ketika konsumen berani menyuarakan haknya dan selektif dalam memilih produk, pelaku usaha akan terdorong untuk meningkatkan standar kualitas dan daya saing.
Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya Indeks Keberdayaan Konsumen sebagai indikator dalam mengukur tingkat pemahaman dan keberanian masyarakat dalam memperjuangkan haknya. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia pada tahun 2022 berada di angka 53,23 yang masuk dalam kategori “mampu”. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia mulai memiliki kesadaran yang cukup baik dalam menggunakan hak dan kewajibannya sebagai konsumen.
“Ini adalah capaian yang patut diapresiasi, namun juga menjadi tantangan bagi kita semua untuk terus meningkatkannya. Konsumen yang berdaya akan menciptakan pasar yang sehat, transparan, dan kompetitif. Hal ini sejalan dengan semangat demokrasi yang menjunjung tinggi keadilan dan keseimbangan,” lanjutnya.
Dalam era globalisasi dan digitalisasi saat ini, tantangan perlindungan konsumen juga semakin kompleks. Maraknya transaksi daring, peredaran informasi yang cepat, serta potensi penipuan digital menuntut konsumen untuk lebih cerdas dan kritis. Oleh karena itu, edukasi dan literasi konsumen menjadi kunci utama dalam menghadapi dinamika tersebut.
Bawaslu Lampung Tengah memandang bahwa peran aktif masyarakat dalam memahami haknya, baik sebagai konsumen maupun sebagai warga negara, merupakan fondasi penting dalam membangun bangsa yang kuat. Kesadaran ini tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga pada kualitas partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Menutup pernyataannya, Ketua Bawaslu Lampung Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Konsumen Nasional sebagai momentum refleksi dan peningkatan kesadaran kolektif.
“Selamat Hari Konsumen Nasional 2026. Mari kita menjadi konsumen yang cerdas, kritis, dan berdaya, serta mendukung produk dalam negeri. Dengan demikian, kita turut berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang adil, sejahtera, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas,” pungkasnya.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T