Lompat ke isi utama

Berita

HUT KE-74 KOMANDO PASUKAN KHUSUS, BAWASLU LAMPUNG TENGAH: KOPASSUS TETAP JADI KEBANGGAAN BANGSA

Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Dirgahayu ke-74 Komando Pasukan Khusus, Apresiasi Dedikasi Garda Senyap Untuk Negeri

Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Dirgahayu ke-74 Komando Pasukan Khusus, Apresiasi Dedikasi Garda Senyap Untuk Negeri

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah turut menyampaikan ucapan Dirgahayu kepada Komando Pasukan Khusus yang pada Kamis, 16 April 2026 genap berusia 74 tahun. Momentum ini menjadi refleksi penting atas peran strategis pasukan elite TNI Angkatan Darat tersebut dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Ketua Bawaslu Lampung Tengah menyampaikan apresiasi tinggi terhadap dedikasi dan pengabdian Kopassus selama lebih dari tujuh dekade. Dengan mengusung tema “Garda Senyap Untuk Negeri”, peringatan HUT ke-74 Kopassus dinilai mencerminkan karakter pasukan yang bekerja dalam senyap, namun memiliki dampak besar bagi keamanan nasional.

“Kami keluarga besar Bawaslu Lampung Tengah mengucapkan Dirgahayu ke-74 Kopassus. Semoga Kopassus senantiasa menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan bangsa, profesional, dan semakin dicintai rakyat,” ujar Ketua Bawaslu dalam keterangannya.

Kopassus sendiri merupakan bagian dari Komando Utama Tempur TNI Angkatan Darat yang dikenal memiliki kemampuan khusus dalam berbagai operasi militer, mulai dari penanggulangan terorisme hingga operasi intelijen strategis. Saat ini, Kopassus dipimpin oleh Djon Afriandi dengan pangkat Letnan Jenderal (bintang tiga).
Sejarah panjang Kopassus tidak dapat dilepaskan dari sosok pendirinya, Mochammad Idjon Djanbi, yang sebelumnya dikenal sebagai Rokus Bernardus Visser. Ia merupakan mantan instruktur Korps Speciale Troepen (KST) atau pasukan khusus Belanda yang memiliki pengalaman tempur dalam Perang Dunia II. Perjalanan hidupnya yang unik, mulai dari menjadi sopir Ratu Belanda Wilhelmina hingga terlibat dalam operasi militer seperti Operasi Market Garden, menjadi fondasi awal terbentuknya pasukan elite Indonesia.

Awalnya, satuan ini bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD), sebelum akhirnya bertransformasi menjadi Kopassus seperti yang dikenal saat ini. Dengan sesanti Pataka “Tribuana Chandraca Satya Dharma”, Kopassus terus menunjukkan eksistensinya sebagai pasukan khusus yang tangguh, disiplin, dan berintegritas tinggi.

Semangat profesionalisme dan kedisiplinan yang ditunjukkan Kopassus dapat menjadi inspirasi bagi seluruh elemen bangsa, termasuk dalam penyelenggaraan demokrasi yang jujur dan adil. Dalam konteks pengawasan pemilu, nilai-nilai ketegasan, loyalitas, dan integritas sangat relevan untuk memastikan proses demokrasi berjalan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum.

Peringatan HUT ke-74 Kopassus tahun ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara institusi negara dalam menjaga stabilitas nasional. Dengan tantangan global dan dinamika keamanan yang semakin kompleks, keberadaan Kopassus sebagai “garda senyap” menjadi semakin vital.

Sebagai penutup, Bawaslu Lampung Tengah kembali menegaskan harapannya agar Kopassus terus berkembang menjadi pasukan yang modern, adaptif, dan tetap setia pada nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara. Dirgahayu ke-74 Kopassus, teruslah menjadi kebanggaan Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T