Ketua dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah Ikuti Peluncuran dan Pengenalan Learning Management System (LMS) Bawaslu RI
|
Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat sistem pembelajaran berbasis teknologi di lingkungan pengawasan pemilu, Ketua serta Koordinator Sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah mengikuti kegiatan Peluncuran dan Pengenalan Learning Management System (LMS) Bawaslu: Transformasi Pembelajaran Berbasis Teknologi yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 28 Mei 2025, secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting dan juga disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI. Peluncuran LMS ini merupakan bagian dari agenda strategis Bawaslu dalam rangka pelaksanaan tugas penelitian dan pengembangan di bidang demokrasi, kepemiluan, dan pengawasan pemilu yang berorientasi pada inovasi serta pemanfaatan teknologi digital.
Dalam sambutannya, pimpinan Bawaslu RI menegaskan bahwa hadirnya Learning Management System ini menjadi tonggak penting bagi transformasi pembelajaran di lingkungan Bawaslu. LMS diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan, sehingga seluruh jajaran Bawaslu, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, dapat mengakses materi pelatihan, modul pengawasan, serta hasil-hasil penelitian dengan lebih mudah dan efisien.
Ketua Bawaslu Lampung Tengah menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi peningkatan kompetensi aparatur Bawaslu di daerah. Melalui LMS, para pengawas pemilu dapat terus memperbarui pengetahuan dan keterampilannya, terutama dalam menghadapi tantangan pengawasan pada era digital dan dinamika demokrasi yang semakin kompleks.
Sementara itu, Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah menambahkan bahwa sistem pembelajaran digital ini bukan hanya menjadi sarana pelatihan internal, tetapi juga menjadi basis data pengetahuan (knowledge management) yang dapat dimanfaatkan untuk riset dan pengembangan kebijakan pengawasan pemilu. Dengan adanya LMS, diharapkan proses pembelajaran di lingkungan Bawaslu akan lebih terstruktur, terdokumentasi, dan dapat diakses secara merata oleh seluruh jajaran pengawas di Indonesia.
Kegiatan peluncuran ini turut diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia, termasuk para pejabat struktural, staf sekretariat, serta pengawas pemilu di berbagai tingkatan. Antusiasme peserta tampak dari interaksi aktif selama kegiatan berlangsung, baik melalui ruang Zoom maupun kolom komentar di kanal YouTube Bawaslu RI.
Melalui peluncuran dan pengenalan Learning Management System (LMS) ini, Bawaslu RI menegaskan komitmennya dalam membangun sistem pembelajaran modern berbasis teknologi informasi, guna mendukung profesionalisme, transparansi, serta efektivitas dalam pelaksanaan tugas pengawasan pemilu.
Dengan demikian, partisipasi aktif Ketua dan Koordinator Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap langkah inovatif Bawaslu RI dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang cerdas, kolaboratif, dan berkelanjutan demi terwujudnya pengawasan pemilu yang berintegritas dan berdaya saing tinggi.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T