KOORDINATOR DIVISI PENCEGAHAN, HUMAS DAN PARMAS BAWASLU LAMPUNG TENGAH HARMONO UCAPKAN SELAMAT HARI OEANG REPUBLIK INDONESIA 2026
|
Lampung Tengah — Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah, Harmono, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (ORI) yang diperingati setiap tanggal 30 Oktober. Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, APBN Kuat”, sebagai bentuk refleksi terhadap pentingnya kedaulatan ekonomi bangsa, penguatan keuangan negara, serta komitmen bersama dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Peringatan Hari Oeang Republik Indonesia merupakan momentum bersejarah untuk mengenang perjalanan bangsa Indonesia dalam memperjuangkan kemandirian ekonomi setelah kemerdekaan. Kehadiran Oeang Republik Indonesia (ORI) pada 30 Oktober 1946 menjadi salah satu tonggak penting dalam sejarah perjuangan bangsa, sekaligus menandai lahirnya simbol kedaulatan ekonomi Indonesia sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
Bagi Harmono, peringatan Hari Oeang Republik Indonesia tidak hanya sebatas kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa mengenai pentingnya menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat kepercayaan terhadap mata uang nasional, serta mendukung pengelolaan keuangan negara yang transparan dan bertanggung jawab.
Ia menyampaikan bahwa tema “Indonesia Berdaulat, APBN Kuat” memiliki pesan yang sangat relevan dengan kondisi dan tantangan pembangunan bangsa saat ini. Kedaulatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh kekuatan politik dan pemerintahan, tetapi juga ditopang oleh kemampuan negara dalam mengelola sumber daya ekonomi dan keuangan secara mandiri, efektif, serta berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Selamat memperingati Hari Oeang Republik Indonesia 30 Oktober 2026. Dengan tema ‘Indonesia Berdaulat, APBN Kuat’, mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat rasa cinta tanah air, menjaga kemandirian ekonomi bangsa, serta mendukung pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab. Semoga Indonesia semakin maju, kuat, dan sejahtera,” ujar Harmono.
Menurutnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mempunyai kedudukan strategis dalam mendukung berbagai program pembangunan nasional. Melalui APBN, pemerintah dapat menjalankan berbagai kebijakan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga pengembangan sektor ekonomi produktif.
Oleh karena itu, pengelolaan APBN harus senantiasa mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap anggaran yang dikeluarkan negara harus dapat dipertanggungjawabkan serta diarahkan untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Harmono juga menilai bahwa kekuatan keuangan negara membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh lapisan masyarakat. Kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas publik, mendukung program pembangunan, meningkatkan produktivitas, serta menjalankan kewajiban sebagai warga negara merupakan bagian dari kontribusi nyata dalam memperkuat kedaulatan bangsa.
Sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Humas dan Parmas Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Harmono turut menekankan pentingnya membangun kesadaran publik melalui penyampaian informasi yang edukatif, terbuka, dan mudah dipahami masyarakat. Menurutnya, keterbukaan informasi merupakan salah satu unsur penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga negara maupun penyelenggara pemerintahan.
Semangat Hari Oeang Republik Indonesia juga dapat menjadi inspirasi dalam memperkuat nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas di lingkungan kelembagaan. Setiap lembaga negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelaksanaan tugas dan kewenangannya berjalan sesuai peraturan perundang-undangan serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
Dalam konteks pengawasan pemilu, Harmono menjelaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal penting untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas. Bawaslu tidak hanya menjalankan tugas pengawasan terhadap setiap tahapan pemilu dan pemilihan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi.
Melalui fungsi pencegahan, sosialisasi, hubungan masyarakat, dan penguatan partisipasi masyarakat, Bawaslu terus berupaya membangun kesadaran publik agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya dalam kehidupan demokrasi. Partisipasi masyarakat menjadi salah satu kekuatan penting dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas.
“Nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Hari Oeang Republik Indonesia, seperti kemandirian, tanggung jawab, transparansi, dan akuntabilitas, harus menjadi semangat bersama dalam menjalankan tugas sebagai bagian dari lembaga negara. Kami di Bawaslu juga terus mendorong keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat agar kepercayaan publik terhadap lembaga semakin kuat,” ungkap Harmono.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kesadaran kolektif mengenai berbagai persoalan kebangsaan. Masyarakat yang memiliki pemahaman baik terhadap kebijakan publik dan penyelenggaraan pemerintahan akan lebih mudah berpartisipasi secara aktif dalam mendukung pembangunan serta mengawasi jalannya demokrasi.
Menurut Harmono, semangat kebangsaan harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Setiap warga negara dapat memberikan kontribusi sesuai dengan kapasitas dan bidang masing-masing, baik melalui peningkatan kualitas pekerjaan, kepatuhan terhadap peraturan, menjaga persatuan, maupun ikut serta dalam berbagai kegiatan positif yang mendukung kemajuan bangsa.
Ia berharap momentum Hari Oeang Republik Indonesia tahun 2026 dapat menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, peringatan ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh aparatur dalam menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi prinsip tata kelola kelembagaan yang baik.
“Harapan kita, semangat Hari Oeang Republik Indonesia dapat menginspirasi seluruh elemen bangsa untuk terus berkontribusi dalam pembangunan nasional. Mari kita jaga persatuan, tingkatkan kepedulian, dan bangun kesadaran bersama bahwa Indonesia yang berdaulat dan memiliki APBN yang kuat membutuhkan dukungan serta tanggung jawab dari seluruh masyarakat,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Oeang Republik Indonesia 30 Oktober 2026, Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengajak seluruh Sahabat Bawaslu untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat semangat nasionalisme, meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan bangsa, serta menanamkan nilai integritas dan tanggung jawab dalam setiap pelaksanaan tugas.
Peringatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat yang memiliki semangat gotong royong, kesadaran berbangsa, dan komitmen untuk menjaga kedaulatan Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T