Lompat ke isi utama

Berita

KORDIV PENANGANAN PELANGGARAN, DATA DAN INFORMASI BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK MASYARAKAT TINGKATKAN LITERASI DI HARI BUKU INTERNASIONAL 23 APRIL 2026

R

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Imam Nurrohim,S.H menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buku Internasional yang jatuh pada 23 April 2026. 

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah Imam Nurrohim,S.H menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buku Internasional yang jatuh pada 23 April 2026. Momentum ini dimaknai sebagai pengingat pentingnya literasi dalam membangun masyarakat yang cerdas, kritis, serta memiliki kesadaran tinggi terhadap informasi yang berkembang di tengah kehidupan modern, khususnya dalam mendukung terciptanya demokrasi yang sehat dan berintegritas.

Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa buku memiliki peran fundamental sebagai sumber pengetahuan yang tidak lekang oleh waktu. Di tengah derasnya arus informasi digital, buku tetap menjadi rujukan utama yang menyajikan pengetahuan secara sistematis, mendalam, dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, kebiasaan membaca harus terus ditumbuhkan dan dijadikan bagian dari gaya hidup masyarakat.

Ia juga menekankan bahwa dalam konteks tugas dan fungsi Bawaslu, khususnya pada Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi, literasi memiliki peran yang sangat penting. Pemahaman yang baik terhadap regulasi, informasi, serta data akan membantu masyarakat maupun penyelenggara pengawasan pemilu dalam mengidentifikasi potensi pelanggaran secara lebih objektif dan akurat. Dengan demikian, literasi tidak hanya berdampak pada aspek pendidikan, tetapi juga pada kualitas penyelenggaraan demokrasi.

Merayakan Hari Buku Sedunia pada 23 April, menurutnya, merupakan bentuk penghormatan terhadap masa lalu melalui karya-karya para sastrawan besar dunia, sekaligus upaya membangun masa depan yang lebih cerdas dan berdaya saing. Ia menegaskan bahwa setiap buku yang dibaca merupakan jendela dunia yang membuka cakrawala berpikir manusia, memperluas wawasan, serta membentuk cara pandang yang lebih bijaksana terhadap kehidupan.

Hari Buku Internasional sendiri diperingati setiap tahun sebagai bentuk penghargaan terhadap pentingnya literasi dan karya tulis dalam peradaban manusia. Momentum ini tidak hanya menjadi simbol perayaan, tetapi juga ajakan global untuk terus menumbuhkan minat baca dan memperkuat perlindungan terhadap hak kekayaan intelektual para penulis dan penerbit.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data, dan Informasi Bawaslu Lampung Tengah juga mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum nyata dalam meningkatkan kebiasaan membaca. Ia mendorong agar setiap individu dapat mulai meluangkan waktu untuk membaca setidaknya satu buku baru, atau menjadikan buku sebagai hadiah bermakna bagi orang-orang terdekat sebagai bentuk kepedulian terhadap peningkatan literasi.

Menurutnya, langkah sederhana tersebut dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif dan berkelanjutan. Budaya membaca yang kuat akan melahirkan masyarakat yang lebih kritis, tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan, serta lebih siap menghadapi tantangan di era digital yang penuh dengan dinamika informasi.

Ia juga menyoroti bahwa literasi merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan sebuah bangsa. Negara dengan tingkat literasi yang tinggi akan lebih mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, menciptakan inovasi, serta memperkuat sistem sosial dan demokrasinya. Oleh karena itu, investasi pada budaya membaca merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting.

Di akhir pernyataannya, ia berharap agar semangat Hari Buku Internasional tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar mampu menggerakkan kesadaran masyarakat untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan sehari-hari. Dengan demikian, literasi dapat menjadi fondasi kuat dalam membangun masyarakat yang lebih maju, berpengetahuan, dan berintegritas.

“Mari kita jadikan buku sebagai sahabat dalam perjalanan hidup kita, karena dari membaca kita belajar memahami dunia dan membangun masa depan,” tutupnya.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T