KORDIV PENCEGAHAN, PARMAS DAN HUMAS BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK MASYARAKAT TINGKATKAN LITERASI DI HARI BUKU INTERNASIONAL 23 APRIL 2026
|
Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas) Bawaslu Lampung Tengah Harmono,S.H.I menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Buku Internasional yang jatuh pada 23 April 2026. Dalam momentum ini, ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali meneguhkan komitmen dalam membangun budaya literasi sebagai fondasi penting dalam kehidupan sosial, pendidikan, dan demokrasi.
Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa buku memiliki peran yang sangat vital dalam membentuk pola pikir masyarakat yang kritis dan berintegritas. Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga mencakup kemampuan memahami informasi, memilah fakta, serta menangkal penyebaran hoaks yang kerap muncul di ruang publik, terutama menjelang momentum politik.
Ia menjelaskan bahwa tugas pencegahan yang diemban Bawaslu tidak dapat dilepaskan dari tingkat literasi masyarakat. Semakin tinggi minat baca dan pemahaman masyarakat terhadap informasi, maka semakin kuat pula daya tahan publik terhadap potensi pelanggaran, disinformasi, maupun praktik-praktik yang dapat merusak kualitas demokrasi. Oleh karena itu, membudayakan membaca menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang sadar akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara.
Hari Buku Internasional sendiri memiliki sejarah panjang yang menarik. Gagasan awal peringatan ini berasal dari tradisi masyarakat Catalonia di Spanyol. Setiap tanggal 23 April, yang dikenal sebagai Hari Santo Jordi atau St. George’s Day, masyarakat setempat memiliki kebiasaan unik, yakni memberikan bunga mawar untuk setiap buku yang terjual. Tradisi ini mencerminkan perpaduan antara nilai romantisme dan kecintaan terhadap literasi, yang kemudian menjadi simbol kuat dalam mempromosikan budaya membaca.
Tradisi tersebut kemudian menginspirasi dunia internasional hingga akhirnya diangkat dalam forum global. Pada tahun 1995, UNESCO melalui Konferensi Umum yang diselenggarakan di Paris secara resmi menetapkan tanggal 23 April sebagai Hari Buku dan Hak Cipta Sedunia. Penetapan ini bertujuan untuk mendorong minat baca masyarakat, memperkuat industri penerbitan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan hak kekayaan intelektual melalui sistem hak cipta.
Kordiv Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan ini sangat relevan dengan tugas dan fungsi Bawaslu, khususnya dalam aspek pencegahan dan peningkatan partisipasi masyarakat. Ia menyebutkan bahwa masyarakat yang literat akan lebih aktif dalam mengawasi jalannya demokrasi, serta mampu berkontribusi secara positif dalam menjaga integritas proses pemilu.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, hingga komunitas literasi, untuk menjadikan buku sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, membaca bukan hanya aktivitas akademik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun kualitas diri dan bangsa.
Selain itu, ia mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas masyarakat dalam memperluas akses terhadap bahan bacaan yang berkualitas. Pemanfaatan teknologi digital, seperti perpustakaan daring dan buku elektronik, juga dinilai sebagai langkah strategis dalam menjangkau generasi muda yang akrab dengan dunia digital.
Di akhir pernyataannya, ia berharap agar peringatan Hari Buku Internasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi benar-benar mampu menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya literasi dalam kehidupan. Ia menegaskan bahwa melalui buku, masyarakat dapat memperoleh pengetahuan, memperluas perspektif, dan berperan aktif dalam menciptakan kehidupan demokrasi yang sehat dan berkeadilan.
“Buku adalah jendela dunia. Dari sanalah kita belajar, memahami, dan membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya dengan penuh optimisme.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T