Lompat ke isi utama

Berita

MENGUATKAN KINERJA DI TENGAH EFISIENSI: BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI ANTI LINGLUNG UNTUK TRANSFORMASI PENGAWASAN PEMILU

r

Bawaslu Lampung Tengah Ikuti ANTI LINGLUNG, Perkuat Kinerja Pengawasan di Tengah Efisiensi Anggaran

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pengawasan pemilu dengan mengikuti kegiatan Akselerasi Nalar dan Tukar Ilmu di Lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung (ANTI LINGLUNG) dengan tema “Kinerja Pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota: Transformasi di Tengah Efisiensi Anggaran”, yang dilaksanakan pada Senin, 13 April 2026, mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai melalui platform Zoom Meeting.

Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi jajaran Bawaslu di seluruh Provinsi Lampung untuk saling berbagi pengetahuan, pengalaman, serta strategi dalam menjawab tantangan pengawasan pemilu, khususnya di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang menuntut kinerja tetap optimal dan inovatif.

Pelaksanaan ANTI LINGLUNG ini secara khusus ditujukan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, baik dari unsur pengawas pemilu maupun kesekretariatan. Dengan adanya forum ini, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu mampu beradaptasi dengan dinamika kelembagaan serta memperkuat sinergi antara fungsi pengawasan dan dukungan administratif.

Pada episode pertama kegiatan ini, hadir sebagai narasumber Karno Ahmad Satarya, S.Sos.I., M.H., Anggota Bawaslu Provinsi Lampung periode 2018–2023. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya transformasi kinerja yang berorientasi pada efektivitas dan efisiensi tanpa mengurangi kualitas pengawasan.

Menurut Karno, peran komisioner Bawaslu di tingkat kabupaten/kota sangat krusial dalam menentukan arah kebijakan kelembagaan. “Komisioner harus mampu menyusun skala prioritas program kerja secara tepat, membangun diplomasi yang kuat dengan stakeholder daerah, serta membimbing jajaran ad-hoc tidak hanya secara teknis, tetapi juga secara ideologis agar memiliki integritas yang kokoh,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga menyoroti pentingnya peran kesekretariatan sebagai tulang punggung administrasi lembaga. Transformasi digital menjadi salah satu kunci dalam mendukung efisiensi kerja. “Kesekretariatan perlu melakukan akselerasi dalam pengelolaan SPJ berbasis aplikasi secara paperless, menerapkan manajemen logistik yang ketat dan transparan, serta memperkuat dukungan teknologi informasi untuk menunjang operasional daring harian,” tambahnya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Lukito Hadi Sumarto,S.AP menyampaikan bahwa forum ANTI LINGLUNG menjadi momentum penting dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme jajaran sekretariat. Ia menegaskan bahwa tuntutan efisiensi anggaran tidak boleh menjadi penghambat kinerja, melainkan harus dijadikan sebagai peluang untuk berinovasi.

“Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak wawasan baru terkait pengelolaan administrasi yang lebih efektif dan efisien. Digitalisasi menjadi langkah strategis yang terus kami dorong, sehingga seluruh proses kerja dapat berjalan lebih cepat, akuntabel, dan transparan,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menegaskan bahwa transformasi kinerja merupakan sebuah keniscayaan yang harus dihadapi oleh seluruh jajaran Bawaslu. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara komisioner dan sekretariat dalam menjaga kualitas pengawasan pemilu.

“Efisiensi anggaran bukan berarti menurunkan kualitas kinerja. Justru ini menjadi tantangan bagi kita untuk bekerja lebih cerdas, adaptif, dan inovatif. Melalui kegiatan ANTI LINGLUNG ini, kami semakin memperkuat komitmen untuk menjaga integritas Lembaga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama dalam menghadapi berbagai dinamika pengawasan ke depan. Dengan SDM yang kompeten dan solid, Bawaslu diyakini mampu menjalankan tugas pengawasan secara maksimal meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Kegiatan ANTI LINGLUNG ini diharapkan tidak hanya menjadi forum diskusi semata, tetapi juga mampu melahirkan langkah-langkah konkret dalam meningkatkan kinerja pengawasan di seluruh kabupaten/kota se-Provinsi Lampung. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Bawaslu Lampung Tengah optimistis dapat terus menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas dan berkeadilan.

r

 

r

 

r

 

r

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T