MOMENTUM NYEPI 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEKANKAN NILAI KEHENINGAN UNTUK HARMONI DAN DEMOKRASI BERINTEGRITAS
|
Lampung Tengah — Keluarga besar Bawaslu Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 yang jatuh pada 19 Maret 2026. Momentum sakral bagi umat Hindu ini dimaknai sebagai waktu untuk melakukan introspeksi diri, menjaga keheningan, serta memperkuat nilai-nilai kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam suasana penuh khidmat, Bawaslu Lampung Tengah menilai peringatan Hari Raya Nyepi bukan hanya menjadi momen spiritual bagi umat Hindu, tetapi juga memiliki makna universal bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Keheningan yang dijalankan melalui Catur Brata Penyepian menjadi simbol pengendalian diri, refleksi, serta upaya menciptakan harmoni antara manusia dengan sesama, alam, dan Sang Pencipta.
Ketua Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H dalam keterangannya menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Hari Raya Nyepi sangat relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menjaga kualitas demokrasi yang berintegritas.
“Kami keluarga besar Bawaslu Lampung Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Semoga keheningan hari ini membawa kedamaian, kebijaksanaan, dan harmoni bagi seluruh masyarakat Indonesia. Momentum Nyepi ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa menahan diri, menjaga sikap, serta memperkuat integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya dalam pengawasan demokrasi,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa semangat introspeksi yang menjadi inti dari perayaan Nyepi juga sejalan dengan komitmen Bawaslu dalam melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan terhadap kinerja pengawasan pemilu. Dengan demikian, diharapkan lembaga pengawas pemilu dapat terus meningkatkan profesionalisme serta menjaga kepercayaan publik.
Menurutnya, keberagaman yang ada di Indonesia merupakan kekuatan yang harus dijaga bersama. Perayaan Hari Raya Nyepi menjadi salah satu contoh nyata bagaimana nilai toleransi dan saling menghormati antarumat beragama terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Keheningan Nyepi mengajarkan kita untuk lebih bijak dalam bertindak dan mengambil keputusan. Ini juga menjadi refleksi penting bagi seluruh penyelenggara pemilu agar selalu menjunjung tinggi prinsip keadilan, kejujuran, dan netralitas,” tambahnya.
Bawaslu Lampung Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan Hari Raya Nyepi sebagai momentum memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. Dalam suasana yang penuh tantangan, sikap saling menghargai dan menjaga harmoni sosial menjadi kunci dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan demokratis.
Dengan semangat Hari Raya Nyepi, diharapkan seluruh masyarakat Indonesia dapat terus menjaga ketenangan batin, memperkuat solidaritas, serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan berbangsa yang rukun, adil, dan sejahtera.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T