NGABUBURIT PENGAWASAN 2026 EDISI KE-8, BAWASLU LAMPUNG TENGAH PERKUAT INTEGRITAS PENEGAKAN HUKUM PEMILU
|
Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah (Bawaslu Lampung Tengah) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas kelembagaan dengan mengikuti kegiatan “Ngabuburit Pengawasan 2026” edisi ke-8 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia (Bawaslu RI), pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu RI.
Kegiatan yang rutin digelar selama bulan suci Ramadan ini menjadi ruang refleksi, penguatan kapasitas, sekaligus pembelajaran bersama bagi jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia. Pada edisi ke-8 kali ini, kegiatan menghadirkan akademisi dari Universitas Mulawarman, yakni Herdiansyah Hamzah, S.H., LL.M., yang menyampaikan kuliah tujuh menit (kultum) bertema “Penguatan Penegakan Hukum Pemilu”.
Dalam pemaparannya, Dr. Herdiansyah Hamzah menekankan bahwa penegakan hukum pemilu tidak hanya sebatas pada penindakan pelanggaran, tetapi juga menyangkut aspek pencegahan, konsistensi regulasi, integritas aparat penegak hukum, serta keberanian dalam menegakkan aturan tanpa pandang bulu. Menurutnya, pemilu yang berintegritas hanya dapat terwujud apabila seluruh perangkat hukum berjalan secara tegas, adil, dan profesional.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara Bawaslu, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam membangun budaya hukum yang kuat. Penegakan hukum yang lemah, tegasnya, akan membuka ruang terjadinya pelanggaran yang berulang dan berpotensi merusak kualitas demokrasi. Sebaliknya, penegakan hukum yang konsisten dan berkeadilan akan menjadi fondasi kokoh dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses demokrasi.
Partisipasi Bawaslu Lampung Tengah dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan, khususnya dalam aspek penegakan hukum pemilu. Jajaran pimpinan dan staf mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia serta refleksi terhadap praktik pengawasan yang telah dan akan dijalankan.
Momentum Ramadan dimanfaatkan tidak hanya sebagai waktu untuk memperdalam nilai spiritual, tetapi juga untuk memperkuat nilai integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan amanah pengawasan pemilu. Melalui forum “Ngabuburit Pengawasan 2026”, Bawaslu Lampung Tengah mendapatkan perspektif akademis yang komprehensif mengenai tantangan dan strategi penguatan penegakan hukum pemilu di masa mendatang.
Sebagai lembaga pengawas pemilu di daerah, Bawaslu Lampung Tengah menyadari bahwa penegakan hukum yang tegas dan adil merupakan kunci utama dalam menjaga integritas pemilu. Tanpa penegakan hukum yang kuat, prinsip keadilan dan kepastian hukum dalam setiap tahapan pemilu akan sulit terwujud.
Dengan mengikuti kegiatan ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap dapat terus memperkuat komitmen kelembagaan, meningkatkan profesionalitas jajaran pengawas, serta memastikan setiap pelanggaran pemilu ditangani secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Upaya ini sejalan dengan semangat bersama untuk menghadirkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Lampung Tengah.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T