Lompat ke isi utama

Berita

PELATIHAN AI JADI MOMENTUM BAWASLU LAMPUNG TENGAH PERKUAT DIGITALISASI PENGAWASAN

R

Bawaslu Lampung Tengah Ikuti Pelatihan AI, Perkuat Akurasi Data dan Literasi Digital ASN

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kapasitas dan literasi digital aparatur di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Salah satu wujud nyata komitmen tersebut ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam kegiatan pelatihan bertema “AI untuk Penajaman Targeting dan Validasi Penerimaan Bantuan Sosial (Bansos)” yang dilaksanakan secara daring pada Selasa, 31 Maret 2026, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB melalui Zoom dan YouTube.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelatihan kolaboratif yang melibatkan GARUDA, Kementerian PAN-RB, serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Selain menjadi ruang pembelajaran, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Beasiswa Pelatihan Artificial Intelligence (AI) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital di lingkungan pemerintahan.

Pelatihan ini mengangkat isu strategis terkait penyaluran bantuan sosial (bansos) yang tepat sasaran, yang merupakan salah satu program prioritas Presiden dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dalam pelaksanaannya, tantangan utama yang dihadapi pemerintah adalah memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak, tepat waktu, serta berbasis data yang akurat dan mutakhir.

Melalui pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), ASN didorong untuk mampu melakukan proses targeting dan validasi penerima bansos secara lebih cepat, tepat, dan efisien. AI memungkinkan pengolahan data dalam jumlah besar dengan tingkat akurasi tinggi, sehingga dapat meminimalisir kesalahan penyaluran, duplikasi data, hingga potensi penyalahgunaan bantuan.

Dalam sesi pemaparan, dijelaskan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya berfungsi sebagai alat bantu teknis, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam pengambilan keputusan berbasis data (data-driven decision making). Dengan pendekatan ini, pemerintah diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program-program sosial yang dijalankan.

Materi yang disampaikan dalam pelatihan ini memiliki relevansi yang kuat dengan tugas dan fungsi pengawasan yang diemban. Meskipun berfokus pada bansos, prinsip akurasi data, transparansi, dan akuntabilitas yang dibangun melalui pemanfaatan AI juga sangat penting dalam konteks pengawasan pemilu.

Sebagai lembaga yang bertugas menjaga integritas proses demokrasi, Bawaslu membutuhkan dukungan sistem informasi yang kuat dan akurat dalam mengelola data, menerima laporan masyarakat, hingga melakukan analisis potensi pelanggaran. Oleh karena itu, pemahaman terhadap teknologi AI menjadi nilai tambah yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pengawasan.

Partisipasi dalam pelatihan ini juga menjadi bagian dari upaya Bawaslu Lampung Tengah untuk menciptakan ASN yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi era transformasi digital pemerintahan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin cepat, aparatur dituntut tidak hanya memiliki kompetensi administratif, tetapi juga kemampuan analitis dan digital yang mumpuni.

Selain itu, peserta yang mengikuti pelatihan ini diberikan kesempatan untuk menyelesaikan modul pembelajaran melalui platform yang telah disediakan guna memperoleh e-Sertifikat sebagai bentuk pengakuan atas kompetensi yang diperoleh. Hal ini menjadi motivasi tambahan bagi peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius dan penuh komitmen.

Semangat yang diusung dalam kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam membangun birokrasi yang modern, responsif, dan berbasis teknologi. ASN diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan mengikuti pelatihan ini, Bawaslu Lampung Tengah optimistis dapat terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia yang dimiliki, sekaligus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel. Ke depan, pemanfaatan teknologi seperti AI diharapkan dapat menjadi salah satu pilar utama dalam menciptakan pelayanan publik yang lebih tepat sasaran dan berdaya guna.

Melalui langkah ini, Bawaslu Lampung Tengah menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi, berinovasi, dan siap menghadapi tantangan di era digital demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.

R

 

R

 

R

 

R

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T