PENGEMBANGAN SDM TETAP PRIORITAS MESKI DALAM POLA KERJA WFH
|
Lampung Tengah – Komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia terus ditunjukkan oleh jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah. Meskipun pada Jumat (12/6/2026) pegawai sekretariat melaksanakan pola kerja Work From Home (WFH) sesuai jadwal yang berlaku, hal tersebut tidak mengurangi semangat untuk terus mengembangkan kompetensi dan kapasitas diri.
Pada hari yang sama, staf Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah mengikuti kegiatan “Klinik JF: Jabatan Fungsional Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023” yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu sarana pembelajaran bagi aparatur sekretariat dalam memahami berbagai kebijakan terbaru terkait jabatan fungsional Aparatur Sipil Negara (ASN). Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh penjelasan mengenai tata kelola jabatan fungsional, pengembangan karier, peningkatan kompetensi, hingga berbagai ketentuan yang berkaitan dengan implementasi Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2023.
Keikutsertaan jajaran Sekretariat Bawaslu Lampung Tengah dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital telah memberikan ruang yang lebih luas bagi aparatur untuk tetap produktif dan berkembang, meskipun bekerja dari lokasi yang berbeda. Melalui platform virtual, seluruh peserta dapat mengikuti pemaparan materi, berdiskusi, dan memperoleh informasi secara langsung dari narasumber yang kompeten di bidangnya.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi aparatur merupakan bagian penting dari upaya penguatan kelembagaan. Menurutnya, setiap pegawai harus mampu beradaptasi dengan perkembangan regulasi dan kebijakan yang terus mengalami perubahan.
“Pelaksanaan WFH bukan menjadi hambatan bagi pegawai untuk tetap produktif. Justru melalui pemanfaatan teknologi informasi, berbagai kegiatan pengembangan kapasitas dapat diikuti secara optimal. Klinik Jabatan Fungsional ini sangat penting karena memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai kebijakan terbaru yang berkaitan dengan pengelolaan jabatan fungsional ASN,” ujar Lukito.
Ia menjelaskan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor utama dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Oleh sebab itu, setiap pegawai perlu terus memperbarui pengetahuan dan meningkatkan kompetensinya agar mampu memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi.
Menurut Lukito, Peraturan Menteri PANRB Nomor 1 Tahun 2023 membawa sejumlah perubahan dalam pengelolaan jabatan fungsional yang perlu dipahami secara menyeluruh oleh aparatur. Regulasi tersebut menekankan pentingnya kompetensi, kinerja, dan profesionalisme sebagai dasar pengembangan karier ASN.
“Pemahaman terhadap regulasi kepegawaian menjadi sangat penting agar setiap pegawai dapat menjalankan tugas dengan baik sekaligus merencanakan pengembangan kariernya secara lebih terarah. Melalui kegiatan ini, kami berharap seluruh staf sekretariat memperoleh wawasan yang lebih luas terkait jabatan fungsional dan implementasinya di lingkungan kerja,” katanya.
Selain sebagai sarana peningkatan pengetahuan, kegiatan Klinik JF juga menjadi ruang diskusi yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menyampaikan berbagai pertanyaan dan memperoleh penjelasan terkait permasalahan yang sering dihadapi dalam pengelolaan jabatan fungsional. Dengan demikian, pemahaman yang diperoleh tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Lukito menambahkan bahwa Bawaslu Lampung Tengah akan terus mendukung berbagai program pengembangan kapasitas aparatur yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Menurutnya, investasi terbesar dalam sebuah organisasi adalah pembangunan kualitas sumber daya manusia yang profesional, kompeten, dan berintegritas.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kualitas SDM melalui berbagai kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, maupun forum pembelajaran lainnya. Aparatur yang memiliki kompetensi dan integritas yang baik akan menjadi modal utama dalam mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional dan akuntabel,” tambahnya.
Melalui keikutsertaan dalam Klinik Jabatan Fungsional ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap seluruh pegawai dapat semakin siap menghadapi tantangan birokrasi yang terus berkembang. Dengan pemahaman regulasi yang baik dan kompetensi yang terus meningkat, aparatur sekretariat diharapkan mampu memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan tugas-tugas kelembagaan serta pengawasan pemilu yang berkualitas.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa budaya belajar dan pengembangan diri terus tumbuh di lingkungan Bawaslu Lampung Tengah. Meski dilaksanakan di tengah jadwal WFH, semangat untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme tetap menjadi prioritas dalam mendukung terwujudnya tata kelola organisasi yang modern, efektif, dan responsif terhadap perubahan.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T