Lompat ke isi utama

Berita

PERINGATI HARI FILATELI NASIONAL 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH AJAK LESTARIKAN WARISAN BUDAYA

r

Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Selamat Hari Filateli Nasional 2026, Dorong Pelestarian Sejarah Lewat Prangko

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Filateli Nasional yang jatuh pada 29 Maret 2026. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengapresiasi hobi filateli sekaligus melestarikan nilai sejarah, budaya, dan edukasi yang terkandung dalam prangko dan benda pos.

Hari Filateli Nasional merupakan momen untuk merayakan aktivitas mengoleksi prangko yang tidak hanya bernilai estetika, tetapi juga memiliki makna historis yang mendalam. Filateli sendiri dikenal sebagai kegiatan mengoleksi, mempelajari, serta meneliti prangko dan meterai pos. Dalam perkembangannya, filateli tidak hanya menjadi hobi semata, tetapi juga sarana edukasi yang mampu memperkenalkan berbagai peristiwa penting, tokoh, budaya, hingga perkembangan suatu bangsa.

Penetapan Hari Filateli Nasional tidak terlepas dari peran Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI) yang menetapkannya sejak tahun 2006. Tanggal 29 Maret dipilih sebagai bentuk penghormatan atas berdirinya komunitas filateli pertama di Indonesia, yakni Postzegelverzamelaars Club Batavia, yang didirikan pada 29 Maret 1922 di Batavia. Komunitas ini menjadi cikal bakal berkembangnya gerakan filateli di Indonesia hingga akhirnya melahirkan organisasi nasional yang menaungi para kolektor prangko.

Seiring perjalanan waktu, prangko tidak hanya dipandang sebagai alat pembayaran layanan pos, tetapi juga sebagai media dokumentasi sejarah yang mencerminkan identitas bangsa. Beragam tema yang diangkat dalam prangko, mulai dari perjuangan kemerdekaan, kekayaan budaya, tokoh nasional, hingga keindahan alam Indonesia, menjadikannya sebagai sumber informasi yang bernilai tinggi.

Dalam momentum peringatan ini, Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa filateli memiliki peran penting dalam membangun kesadaran sejarah dan memperkuat rasa cinta tanah air. Melalui koleksi prangko, generasi muda dapat belajar memahami perjalanan bangsa serta mengenal lebih dekat berbagai peristiwa bersejarah yang pernah terjadi.

Selain itu, filateli juga dinilai sebagai salah satu bentuk literasi kreatif yang dapat mendorong minat belajar secara menyenangkan. Di tengah arus digitalisasi yang semakin pesat, keberadaan filateli menjadi pengingat bahwa warisan budaya dalam bentuk fisik tetap memiliki nilai penting yang perlu dijaga dan dilestarikan.

Bawaslu Lampung Tengah juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mulai mengenal dan mencintai dunia filateli sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah dan budaya bangsa. Dukungan terhadap kegiatan filateli diharapkan dapat memperkuat identitas nasional sekaligus menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia.

“Selamat Hari Filateli Nasional, 29 Maret 2026. Mari kita lestarikan warisan budaya dan sejarah melalui prangko, serta terus menumbuhkan semangat belajar dan cinta tanah air,” demikian pesan yang disampaikan oleh Ketua  Bawaslu Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H.

Melalui peringatan Hari Filateli Nasional ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga dan menghargai nilai-nilai sejarah yang tersimpan dalam setiap prangko. Peringatan ini bukan hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat edukasi, melestarikan budaya, dan menumbuhkan kecintaan terhadap warisan bangsa Indonesia.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T