PERINGATI WOHD 2026, BAWASLU LAMPUNG TENGAH DORONG KESADARAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT
|
Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia (World Oral Health Day/WOHD) yang diperingati setiap tanggal 20 Maret. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian tak terpisahkan dari kualitas hidup secara menyeluruh.
Pada tahun 2026, peringatan WOHD memiliki makna khusus sebagai penutup kampanye global selama tiga tahun yang diinisiasi oleh FDI World Dental Federation dengan tema besar “A Happy Mouth Is…”. Untuk tahun terakhir ini, diangkat tema “A Happy Mouth Is a Happy Life”, yang menegaskan bahwa kesehatan mulut yang baik merupakan fondasi utama dalam menciptakan kehidupan yang sehat, produktif, dan sejahtera di setiap tahap usia.
Kesehatan gigi dan mulut sering kali masih kurang mendapat perhatian, padahal memiliki peran penting dalam menunjang kesehatan tubuh secara keseluruhan. Masalah kesehatan mulut seperti karies gigi, penyakit gusi, hingga infeksi dapat berdampak luas, tidak hanya secara fisik tetapi juga terhadap kepercayaan diri dan kualitas interaksi sosial seseorang.
Bawaslu Lampung Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan gigi dan mulut melalui langkah-langkah sederhana, seperti rutin menyikat gigi dua kali sehari, mengurangi konsumsi gula berlebih, serta melakukan pemeriksaan gigi secara berkala ke fasilitas kesehatan.
“Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia menjadi pengingat bagi kita semua bahwa menjaga kesehatan tidak hanya sebatas pada aspek fisik secara umum, tetapi juga mencakup kesehatan gigi dan mulut yang memiliki pengaruh besar terhadap kualitas hidup,” demikian disampaikan Ketua Bawaslu Lampung Tengah.
Diketahui, Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia pertama kali diperingati pada tahun 2013 oleh FDI World Dental Federation sebagai upaya meningkatkan kesadaran global terhadap pentingnya kesehatan mulut. Tanggal 20 Maret dipilih bukan tanpa alasan, melainkan memiliki makna simbolis yang kuat.
Angka 20 Maret (3/20) merepresentasikan beberapa hal penting, di antaranya jumlah ideal gigi pada orang dewasa yang mencapai 32 gigi, serta target lansia untuk tetap memiliki minimal 20 gigi fungsional. Selain itu, anak-anak diketahui memiliki 20 gigi susu, sementara angka nol (0) melambangkan target ideal bebas dari karies gigi. Simbol-simbol ini mencerminkan pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak usia dini hingga lanjut usia.
Sebelum tahun 2013, peringatan ini sempat dilakukan setiap 12 September, bertepatan dengan hari lahir pendiri FDI, Dr. Charles Godon. Namun, tanggal tersebut kemudian diubah menjadi 20 Maret agar lebih mudah diingat sekaligus memiliki nilai filosofis yang kuat.
Melalui momentum ini, Bawaslu Lampung Tengah berharap masyarakat semakin menyadari bahwa kesehatan mulut yang baik tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga berkontribusi terhadap produktivitas dan kesejahteraan secara luas. Dalam kehidupan sehari-hari, senyum yang sehat menjadi cerminan dari pola hidup yang baik dan kesadaran akan pentingnya menjaga diri.
Sebagai lembaga publik, Bawaslu Lampung Tengah juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong gaya hidup sehat di lingkungan kerja maupun masyarakat. Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan sumber daya manusia yang tidak hanya berintegritas, tetapi juga sehat secara fisik dan mental.
Momentum Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia 2026 diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa langkah kecil dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut dapat memberikan dampak besar bagi kualitas hidup. Karena pada akhirnya, sebagaimana tema tahun ini, “mulut yang sehat adalah kunci kehidupan yang bahagia.”
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T