Lompat ke isi utama

Berita

PERKUAT KAPASITAS PENGAWASAN, BAWASLU LAMPUNG TENGAH HADIRI NGABUBURIT PENGAWASAN TEMA STRATEGI PENGAWASAN

r

Bawaslu Lampung Tengah Ikuti Ngabuburit Pengawasan Bersama Bawaslu Pesisir Barat, Bahas Strategi Pengawasan Pemilu

Lampung Tengah — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Lampung Tengah (Bawaslu Lampung Tengah) kembali berpartisipasi aktif dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan yang kali ini mengangkat tema “Strategi Pengawasan (Pencegahan, Pengawasan Partisipatif, Penanganan Pelanggaran, dan Penyelesaian Sengketa Proses)”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pesisir Barat pada Kamis, 5 Maret 2026, pukul 16.00 WIB hingga selesai, melalui Zoom Meeting dan disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi Bawaslu Pesisir Barat.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan diskusi yang bermanfaat dan bernilai edukatif, sekaligus memperkuat komitmen serta kapasitas pengawasan pemilu yang berintegritas. Suasana Ramadan yang penuh refleksi dimanfaatkan sebagai ruang penguatan nilai-nilai profesionalitas, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah pengawasan demokrasi.

Acara dipandu oleh Doni Bakri Aziz, staf Bawaslu Pesisir Barat, yang memimpin jalannya kegiatan dengan tertib dan komunikatif. Kegiatan secara resmi dibuka dengan pembacaan lafaz basmalah sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar serta membawa keberkahan.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Ketua Bawaslu Pesisir Barat, Abd Kodrat, S.H., M.H. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya strategi pengawasan yang terstruktur dan komprehensif dalam setiap tahapan pemilu. Menurutnya, pengawasan tidak hanya dimaknai sebagai tindakan reaktif saat terjadi pelanggaran, tetapi harus dimulai dari langkah pencegahan yang sistematis dan kolaboratif.

Ia juga menekankan bahwa pengawasan partisipatif menjadi elemen penting dalam memperluas jangkauan pengawasan. Keterlibatan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta pemangku kepentingan lainnya dinilai mampu memperkuat sistem deteksi dini terhadap potensi pelanggaran. Dengan demikian, fungsi pengawasan tidak hanya bertumpu pada lembaga Bawaslu semata, melainkan menjadi gerakan kolektif untuk menjaga kualitas demokrasi.

Memasuki sesi inti, materi disampaikan oleh Ahmad Syarifudin, S.H., M.H., Dosen dari IAIN Jurai Siwo Metro. Dalam paparannya, ia menguraikan secara komprehensif strategi pengawasan dari hulu hingga hilir, mulai dari pencegahan, pengawasan partisipatif, penanganan pelanggaran, hingga penyelesaian sengketa proses.

Pada aspek pencegahan, ia menekankan pentingnya pemetaan kerawanan serta edukasi kepada peserta pemilu dan masyarakat agar memahami regulasi secara utuh. Pencegahan yang efektif, menurutnya, akan mengurangi beban penindakan serta meminimalisir potensi konflik.

Dalam konteks pengawasan partisipatif, Ahmad Syarifudin menjelaskan bahwa keterbukaan informasi dan transparansi menjadi kunci membangun kepercayaan publik. Bawaslu perlu aktif menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar pengawasan berjalan inklusif dan responsif terhadap dinamika di lapangan.

Sementara itu, pada aspek penanganan pelanggaran, ia menegaskan pentingnya profesionalitas, ketepatan prosedur, serta keberanian dalam menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu. Penanganan yang transparan dan akuntabel akan menjadi indikator kredibilitas lembaga pengawas pemilu.

Adapun dalam penyelesaian sengketa proses, ia mengingatkan bahwa ketelitian dalam administrasi, pemahaman regulasi, serta kemampuan argumentasi hukum menjadi faktor penting dalam memastikan keadilan prosedural tetap terjaga.

Partisipasi Bawaslu Lampung Tengah dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperkuat kualitas pengawasan di daerah. Jajaran pimpinan dan staf mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bagian dari upaya refleksi dan pembelajaran berkelanjutan.

Melalui forum Ngabuburit Pengawasan ini, Bawaslu Lampung Tengah semakin meneguhkan tekad untuk mengoptimalkan strategi pengawasan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan hingga penyelesaian sengketa. Semangat kolaborasi dan penguatan kapasitas yang terbangun dalam diskusi ini diharapkan mampu menjadi energi positif dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, transparan, dan berintegritas demi terciptanya demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Lampung Tengah.

r

 

r

 

r

 

r

 

r

 

r

 

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T