PERKUAT PERAN KEHUMASAN, BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI FORUM KELADI SERI 10
|
Lampung Tengah — Dalam upaya memperkuat peran kehumasan sebagai garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lampung Tengah turut berpartisipasi dalam Forum KELADI (Kelas Literasi Demokrasi) Seri 10 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Papua Barat. Forum ini menjadi ruang diskusi strategis untuk memperkaya wawasan serta berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan komunikasi publik di lingkungan Bawaslu.
Mengangkat tema “Strategi Kehumasan Bawaslu: Mengawal Demokrasi dan Membangun Kepercayaan Masyarakat”, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman yang memberikan perspektif komprehensif terkait tantangan dan peluang kehumasan di era digital.
Sebagai pemantik diskusi, Rudi Andiko memaparkan pentingnya transformasi digital dalam mendukung kinerja kehumasan. Ia menekankan bahwa di tengah derasnya arus informasi, kehumasan Bawaslu dituntut untuk mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Sementara itu, Askanar S. Kapisa sebagai narasumber utama menyoroti pentingnya membangun komunikasi yang humanis dan partisipatif. Menurutnya, kepercayaan masyarakat tidak hanya dibangun melalui informasi yang disampaikan, tetapi juga melalui pendekatan yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan publik.
Diskusi ini dipandu oleh David B. Sabarofek yang mengarahkan jalannya forum agar berlangsung interaktif dan konstruktif. Para peserta dari berbagai daerah, termasuk Bawaslu Lampung Tengah, turut aktif menyampaikan pandangan, pengalaman, serta tantangan yang dihadapi dalam menjalankan fungsi kehumasan di wilayah masing-masing.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026 pukul 14.00 WIT ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube @bawaslupapuabarat. Format hybrid ini memungkinkan partisipasi yang lebih luas serta memperkuat jejaring komunikasi antar jajaran Bawaslu di seluruh Indonesia.
Partisipasi Bawaslu Lampung Tengah dalam forum ini menjadi bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan, khususnya dalam bidang kehumasan. Di tengah dinamika demokrasi yang semakin kompleks, peran kehumasan menjadi sangat strategis dalam menjaga transparansi, akuntabilitas, serta membangun citra positif lembaga.
Melalui Forum KELADI, para peserta tidak hanya memperoleh pemahaman baru, tetapi juga inspirasi dalam mengembangkan strategi komunikasi yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Kehumasan tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, melainkan juga menjadi jembatan yang menghubungkan lembaga dengan masyarakat secara lebih dekat dan bermakna.
Lebih dari itu, forum ini diharapkan mampu mendorong terciptanya komunikasi publik yang lebih terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu dapat terus terjaga dan diperkuat.
Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa forum seperti KELADI merupakan ruang penting untuk saling belajar dan berkolaborasi. Dengan mengedepankan prinsip transparansi dan profesionalitas, diharapkan seluruh jajaran Bawaslu dapat semakin solid dalam mengawal demokrasi yang berintegritas.
Ke depan, penguatan kehumasan akan terus menjadi prioritas, seiring dengan meningkatnya ekspektasi publik terhadap keterbukaan informasi. Dengan strategi yang tepat dan komunikasi yang efektif, Bawaslu tidak hanya hadir sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi di Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T