PNS BAWASLU LAMPUNG TENGAH IKUTI PENGUATAN KAPASITAS KESEKRETARIATAN BAWASLU TAHUN 2026 GELOMBANG I
|
Lampung Tengah – Dalam rangka meningkatkan kapasitas, kompetensi, dan profesionalisme aparatur sipil negara di lingkungan Badan Pengawas Pemilihan Umum, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah mengikuti Pelaksanaan Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 Gelombang I yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian, Pengembangan, Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbang Diklat) Bawaslu Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung pada 18–24 Juni 2026 dengan metode Distance Learning (pembelajaran jarak jauh).
Program ini merupakan bagian dari upaya Bawaslu RI dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi Staf PNS Angkatan VI di lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia. Sebanyak 562 peserta mengikuti kegiatan pembelajaran secara daring dan diwajibkan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 bertujuan untuk membekali aparatur kesekretariatan dengan pengetahuan, keterampilan, serta wawasan yang komprehensif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan. Aparatur kesekretariatan memiliki peran strategis sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pengawasan pemilu dan pemilihan, sehingga peningkatan kompetensi menjadi kebutuhan yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.
Selama mengikuti pelatihan, peserta melaksanakan pembelajaran melalui dua metode, yakni Pelatihan Mandiri menggunakan Learning Management System (LMS) Bawaslu dan Distance Learning yang menghadirkan narasumber dari jajaran pimpinan Bawaslu, pejabat struktural, pejabat fungsional, serta widyaiswara yang memiliki kompetensi di bidang kepemiluan dan pengembangan sumber daya manusia.
Sesuai ketentuan penyelenggaraan, seluruh peserta dibebastugaskan dari penugasan lain selama tahapan pembelajaran berlangsung. Kebijakan tersebut bertujuan agar peserta dapat mengikuti seluruh materi secara optimal serta memperoleh hasil pembelajaran yang maksimal.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan pembukaan yang menghadirkan jajaran Pimpinan Bawaslu serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madya sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi aparatur di lingkungan Bawaslu. Setelah pembukaan, peserta memperoleh penjelasan mengenai gambaran umum (overview) pelaksanaan pembelajaran, dilanjutkan dengan pelaksanaan pre-test sebagai instrumen untuk mengukur pemahaman awal peserta sebelum mengikuti seluruh materi pelatihan.
Materi berikutnya mengangkat tema "Perjalanan Pemilu dan Pengawasan Pemilu di Indonesia", yang memberikan pemahaman mengenai perkembangan sistem kepemiluan nasional, dinamika penyelenggaraan pemilu, serta peran strategis Bawaslu dalam menjaga integritas proses demokrasi. Materi ini disampaikan oleh narasumber yang berasal dari pejabat struktural minimal eselon III, pejabat fungsional ahli muda, dan widyaiswara yang berpengalaman di bidang kepemiluan.
Pada sesi siang, peserta memperoleh materi mengenai Fasilitasi Pengawasan Proses Pemilu dan Pemilihan. Pembahasan difokuskan pada peran kesekretariatan dalam memberikan dukungan administratif, teknis, dan operasional terhadap pelaksanaan tugas pengawasan yang dilakukan oleh jajaran pengawas pemilu. Materi ini menekankan pentingnya sinergi antara unsur sekretariat dan unsur pengawas dalam mewujudkan pengawasan yang efektif, profesional, dan akuntabel.
Memasuki hari kedua, peserta mengikuti sesi studi kasus yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan analisis, pemecahan masalah, serta pengambilan keputusan dalam menghadapi berbagai persoalan yang mungkin muncul dalam pelaksanaan tugas kesekretariatan maupun pengawasan pemilu.
Selanjutnya, peserta menerima materi Fasilitasi Penanganan Pelanggaran Proses Pemilu dan Pemilihan, yang membahas dukungan kesekretariatan terhadap proses penanganan dugaan pelanggaran pemilu sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Melalui materi ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya administrasi yang tertib, dokumentasi yang akurat, serta koordinasi yang baik dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan penegakan hukum pemilu.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi studi kasus lanjutan yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk menerapkan materi yang telah diperoleh ke dalam berbagai simulasi permasalahan yang relevan dengan pelaksanaan tugas di lingkungan Bawaslu.
Keikutsertaan PNS Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah dalam Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 merupakan bentuk komitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang profesional, adaptif, dan berintegritas. Pengembangan kompetensi aparatur menjadi salah satu prioritas penting dalam mewujudkan tata kelola organisasi yang semakin baik, sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kelembagaan.
Melalui kegiatan ini diharapkan setiap peserta mampu memperkuat kapasitas individu, meningkatkan kemampuan teknis maupun manajerial, serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kompetensi aparatur yang semakin baik akan menjadi modal penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas dan fungsi kesekretariatan, khususnya dalam memberikan dukungan optimal terhadap pengawasan pemilu dan pemilihan.
Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan aparatur yang memiliki kompetensi, integritas, dan profesionalisme yang terus berkembang, diharapkan kualitas tata kelola kelembagaan Bawaslu semakin meningkat sehingga mampu menjawab tantangan penyelenggaraan pengawasan pemilu yang semakin dinamis.
Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah, Lukito Hadi Sumarto, menyampaikan bahwa pelaksanaan Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Bawaslu.
"Program ini menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat kompetensi, wawasan, dan profesionalisme aparatur sipil negara di lingkungan Bawaslu. Kesekretariatan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu dan pemilihan, sehingga peningkatan kapasitas aparatur harus terus dilakukan secara berkelanjutan," ujar Lukito.
Menurutnya, perkembangan regulasi, tata kelola pemerintahan, serta dinamika penyelenggaraan pemilu menuntut setiap aparatur untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan. Oleh karena itu, kegiatan yang diselenggarakan oleh Puslitbang Diklat Bawaslu RI menjadi momentum bagi seluruh peserta untuk memperdalam pengetahuan sekaligus memperkuat kemampuan teknis maupun administratif.
"Melalui pembelajaran yang sistematis, baik melalui LMS maupun pembelajaran jarak jauh, kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Kompetensi yang semakin baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas layanan kesekretariatan serta mendukung pelaksanaan pengawasan pemilu yang profesional, efektif, dan akuntabel," tambahnya.
Lukito juga berharap seluruh PNS Bawaslu Kabupaten Lampung Tengah yang mengikuti kegiatan tersebut dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran hingga tuntas.
"Pengembangan kompetensi aparatur merupakan investasi bagi organisasi. Dengan sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan adaptif terhadap perubahan, Bawaslu akan semakin siap menjalankan tugas dan fungsinya dalam mengawal proses demokrasi yang berintegritas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," pungkasnya.
Penguatan Kapasitas Kesekretariatan Bawaslu Tahun 2026 tidak hanya menjadi sarana peningkatan kemampuan individu, tetapi juga menjadi investasi organisasi dalam membangun birokrasi yang modern, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Melalui pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan, Bawaslu RI terus memperkuat kapasitas aparatur agar mampu memberikan kontribusi terbaik dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang berintegritas serta demokrasi yang semakin berkualitas di Indonesia.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T