Lompat ke isi utama

Berita

BAWASLU LAMPUNG TENGAH APRESIASI MILAD KE-95 NASYIATUL AISYIYAH, SEBUT PERAN PENTING PEREMPUAN DALAM PERADABAN

r

Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Selamat Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah: Srikandi Penjaga Peradaban

Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Lampung Tengah, Wahid Tedi Kristiandi, menyampaikan ucapan selamat Milad ke-95 kepada Nasyiatul Aisyiyah. Peringatan usia hampir satu abad organisasi perempuan muda Islam tersebut dinilainya sebagai momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus penguatan peran dalam kehidupan sosial, keagamaan, dan kebangsaan.

Wahid Tedi Kristiandi menegaskan bahwa Nasyiatul Aisyiyah telah membuktikan konsistensinya sebagai “Srikandi penjaga peradaban” yang tidak hanya bergerak dalam ranah keagamaan, tetapi juga aktif dalam isu-isu pendidikan, sosial, pemberdayaan perempuan, serta penguatan karakter generasi muda. Menurutnya, perjalanan panjang organisasi ini sejak awal berdirinya hingga kini memasuki usia ke-95 tahun merupakan bukti nyata ketangguhan gerakan perempuan Islam dalam menjawab tantangan zaman yang terus berubah.

“Milad ke-95 ini bukan hanya sekadar perayaan usia, tetapi juga refleksi atas kontribusi panjang Nasyiatul Aisyiyah dalam membina generasi perempuan muda yang berilmu, berakhlak, dan berdaya. Peran ini sangat penting dalam menjaga keberlanjutan peradaban bangsa,” demikian semangat pesan yang disampaikan Wahid.

Ia juga menyoroti bagaimana Nasyiatul Aisyiyah selama ini telah menjadi ruang strategis bagi kader perempuan muda untuk mengembangkan kapasitas diri, baik dalam bidang kepemimpinan, pendidikan, maupun pengabdian masyarakat. Di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks, organisasi ini dinilai mampu tetap relevan dengan menghadirkan program-program yang adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Lebih lanjut, Wahid Tedi Kristiandi menilai bahwa keberadaan organisasi perempuan seperti Nasyiatul Aisyiyah memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Perempuan, menurutnya, bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai aktor utama dalam pembangunan bangsa, terutama dalam membentuk karakter generasi muda di tingkat keluarga dan komunitas.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga-lembaga sosial keagamaan dengan penyelenggara pemilu dan demokrasi di tingkat daerah, termasuk dengan Bawaslu Lampung Tengah, dalam menjaga ruang publik yang sehat, edukatif, dan berintegritas. Hal ini dinilai sejalan dengan semangat kebangsaan yang juga dijunjung tinggi oleh Nasyiatul Aisyiyah dalam berbagai aktivitasnya.

Peringatan Milad ke-95 Nasyiatul Aisyiyah sendiri menjadi momen reflektif bagi seluruh kader dan simpatisan untuk memperkuat kembali komitmen organisasi dalam tiga aspek utama: penguatan ideologi gerakan, peningkatan kualitas sumber daya kader, serta perluasan kontribusi sosial di tengah masyarakat. Di usia yang hampir satu abad ini, Nasyiatul Aisyiyah diharapkan semakin adaptif dalam menghadapi tantangan global seperti transformasi digital, perubahan sosial, hingga isu-isu kesetaraan dan perlindungan perempuan dan anak.

Wahid Tedi Kristiandi berharap agar Nasyiatul Aisyiyah terus menjadi organisasi yang melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, dan berdaya saing tinggi. Ia juga mengajak seluruh kader untuk menjadikan Milad ke-95 ini sebagai titik tolak untuk memperluas kontribusi dan memperkuat peran strategis organisasi dalam membangun peradaban bangsa yang lebih baik.

Dengan semangat “Srikandi penjaga peradaban”, Nasyiatul Aisyiyah diharapkan terus melangkah maju, menjaga nilai-nilai perjuangan, serta menjadi garda terdepan dalam mencetak generasi perempuan muda Islam yang siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan akar nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T