Lompat ke isi utama

Berita

KETUA BAWASLU LAMPUNG TENGAH SAMPAIKAN UCAPAN SELAMAT HARI PMI SEDUNIA 2026, AJAK PERKUAT NILAI KEMANUSIAAN

D

Ketua Bawaslu Lampung Tengah Ucapkan Selamat Hari PMI Sedunia 8 Mei 2026, Tekankan Pentingnya Nilai Kemanusiaan dan Solidaritas Relawan

Lampung Tengah — Ketua Bawaslu Lampung Tengah Sampaikan Ucapan Selamat Hari PMI Sedunia 8 Mei 2026, Tekankan Nilai Kemanusiaan dan Solidaritas Relawan

Peringatan Hari PMI Sedunia yang jatuh pada 8 Mei 2026 kembali menjadi momentum global yang sarat makna bagi masyarakat dunia, termasuk di Indonesia. Hari yang juga dikenal sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (World Red Cross and Red Crescent Day) ini tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga refleksi mendalam atas nilai-nilai kemanusiaan, solidaritas, serta peran penting relawan dalam membantu sesama di berbagai situasi darurat.

Di Lampung Tengah, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah Yuli Efendi,S.H menyampaikan ucapan selamat sekaligus apresiasi terhadap seluruh relawan kemanusiaan, khususnya yang tergabung dalam Palang Merah Indonesia. Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para relawan yang selama ini berada di garda terdepan dalam penanganan bencana, pelayanan kesehatan darurat, hingga aksi kemanusiaan lainnya.

Ketua Bawaslu Lampung Tengah menegaskan bahwa semangat yang diusung dalam peringatan Hari PMI Sedunia sejalan dengan nilai-nilai integritas, kepedulian, dan tanggung jawab sosial yang juga menjadi prinsip dalam penyelenggaraan pengawasan pemilu yang berkeadilan.

“Momentum Hari PMI Sedunia ini mengingatkan kita semua bahwa nilai kemanusiaan harus selalu menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat. Relawan PMI telah menunjukkan bagaimana kepedulian dapat diwujudkan dalam tindakan nyata, tanpa memandang latar belakang siapa yang dibantu,” demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.

Peringatan ini juga menjadi pengingat bahwa gerakan Palang Merah merupakan jaringan kemanusiaan terbesar di dunia yang lahir dari kepedulian terhadap korban perang dan bencana. Kini, gerakan tersebut berkembang menjadi simbol universal bantuan kemanusiaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat di seluruh dunia.

Lebih lanjut, Ketua Bawaslu Lampung Tengah menilai bahwa semangat relawan PMI memiliki relevansi kuat dengan kehidupan sosial saat ini, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan seperti bencana alam, krisis kesehatan, hingga dinamika sosial yang membutuhkan respons cepat dan tepat.

Ia juga mengajak masyarakat Lampung Tengah untuk tidak hanya sekadar mengetahui sejarah Hari PMI Sedunia, tetapi juga memahami makna yang terkandung di dalamnya serta berpartisipasi secara sederhana dalam perayaannya. Bentuk partisipasi tersebut dapat berupa donor darah, kegiatan sosial, hingga menyebarkan kesadaran tentang pentingnya solidaritas kemanusiaan.

“Perayaan ini bukan hanya milik satu organisasi, tetapi milik seluruh umat manusia. Kita semua dapat berkontribusi, sekecil apa pun itu, untuk membantu sesama,” tambahnya.

Di tingkat global, Hari PMI Sedunia diperingati setiap 8 Mei sebagai penghormatan terhadap lahirnya Henry Dunant, pendiri gerakan Palang Merah. Peringatan ini menjadi simbol persatuan relawan di seluruh dunia yang bekerja tanpa pamrih untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi penderitaan manusia.

Dengan semangat tahun 2026, peringatan ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu memperkuat kesadaran kolektif bahwa nilai kemanusiaan adalah fondasi utama dalam membangun masyarakat yang lebih peduli, tangguh, dan berkeadilan.

Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah

Penulis dan Editor: 1T