KOORDINATOR SDMO BAWASLU LAMPUNG TENGAH TEKANKAN PERAN STRATEGIS PERAWAT DI HARI PERAWAT INTERNASIONAL
|
Dalam rangka memperingati Hari Perawat Internasional yang jatuh pada 12 Mei 2026, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Tengah, Heru Sando, menyampaikan ucapan selamat serta apresiasi kepada seluruh tenaga perawat atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Momentum Hari Perawat Internasional menjadi pengingat penting atas besarnya kontribusi tenaga keperawatan dalam sistem kesehatan, baik di fasilitas layanan kesehatan tingkat dasar maupun lanjutan.
Heru Sando menyampaikan bahwa dampak perawat terhadap keselamatan dan kualitas hidup pasien akan menjadi lebih besar apabila mereka bekerja dalam lingkungan yang aman, adil, serta memiliki ruang untuk berpraktik secara profesional, berpengaruh dalam pengambilan keputusan, dan memiliki kesempatan untuk memimpin dalam sistem pelayanan kesehatan.
“Selamat memperingati Hari Perawat Internasional 12 Mei 2026 kepada seluruh perawat di Indonesia, khususnya di Kabupaten Lampung Tengah. Terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan kerja keras yang telah diberikan dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan penuh ketulusan,” ujar Heru Sando.
Ia menambahkan bahwa perawat memiliki peran yang sangat strategis dalam sistem kesehatan, tidak hanya dalam memberikan perawatan medis, tetapi juga dalam mendampingi pasien secara emosional dan sosial. Hal ini menjadikan perawat sebagai salah satu elemen penting dalam proses pemulihan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Heru Sando, lingkungan kerja yang aman dan mendukung akan berdampak langsung terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh para perawat. Ketika perawat mendapatkan ruang untuk berkembang, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, serta didukung secara profesional, maka kualitas layanan kesehatan akan meningkat secara signifikan.
Ia juga menilai bahwa penguatan kapasitas dan kesejahteraan perawat harus menjadi perhatian bersama, mengingat peran mereka sangat vital dalam menjaga sistem kesehatan tetap berjalan optimal, terutama di tengah tantangan kesehatan masyarakat yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Heru Sando menegaskan bahwa penghargaan terhadap profesi perawat bukan hanya sebatas seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam bentuk nyata melalui kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas tenaga kesehatan.
Hari Perawat Internasional sendiri diperingati setiap tanggal 12 Mei sebagai bentuk penghormatan kepada Florence Nightingale, tokoh pelopor keperawatan modern yang telah memberikan kontribusi besar dalam dunia kesehatan global. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan peran strategis perawat di seluruh dunia.
Dengan semangat Hari Perawat Internasional 2026, diharapkan para perawat di Indonesia semakin diberdayakan, memiliki ruang yang lebih luas untuk berkembang, serta terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan keselamatan dan kualitas hidup pasien di seluruh lapisan masyarakat.
Foto: Humas Bawaslu Lampung Tengah
Penulis dan Editor: 1T